Rabu, 03 Jul 2019 11:16 WIB

Nyaris Meninggal dalam Kandungan, Bayi Ajaib Akhirnya Lahir dengan Sehat

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi bayi prematur. Foto: iStock Ilustrasi bayi prematur. Foto: iStock
Jakarta - Joanne Russell (33) nyaris patah hati ketika dokter memberi tahu bahwa bayinya tak menunjukkan tanda-tanda kehidupan pada minggu ke-24 kehamilan. Entah apa penyebabnya, namun hanya 50 persen sang bayi berkesempatan dilahirkan dan kembali hidup.

Ajaibnya, setelah dilahirkan secara prematur, bayi yang kemudian diberi nama Murphy ini berhasil melawan kembali. Nyaris 100 hari usai kelahirannya ia bisa kembali hidup, walau berat badannya kurang dari 1 kilogram, tak lebih besar dari kantung beras.

"Dari tanpa tanda-tanda sama sekali sampai bisa dilahirkan benar-benar luar biasa. Sulit untuk mengungkapkannya dalam kata-kata, saat itu benar-benar panik," kata Joanne, seperti dikutip dari Fox News.


Joanne mengaku sulit untuk melahirkan selama 13 jam hanya untuk melihat bayinya dibawa pergi dan ditempatkan dalam neonatal intensive care unit (NICU) selama 98 hari. Ia pernah melihat bayi lainnya diperlakukan serupa dan hal itu membuatnya sangat trauma.

"Kamu tak tahu apa yang harus dilakukan. Kulitnya sangat merah, aku tak bisa menyentuhnya. Aku hanya memandangnya di inkubator. Bahkan para dokter pun benar-benar tak tahu apa yang akan terjadi," lanjutnya lagi.

Akan tetapi akhirnya setelah perjuangan berat, Murphy bisa kembali hidup dan sehat. Joanne dan pasangannya, Richard bisa membawa sang bayi pulang ke rumah, namun ia masih dilengkapi dengan alat bantu napas karena ada masalah di paru-parunya dan akan dipantau soal komplikasi lain yang bisa timbul akibat kelahiran prematur.

"Aku terus khawatir tentangnya. Berasa tidak bisa mengandung penuh dan punya sembilan bulan bersamanya. Aku pikir kamu harus mengalaminya sendiri karena sulit bagi orang lain untuk memahami, seluruh waktu yang dihabiskan di rumah sakit dan tak benar-benar menikmati masa hamil dan melahirkan," pungkasnya.



Simak Video "Kisah Pasangan Suami-Istri Abdikan Hidup Jadi Relawan Inkubator"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/fds)