Kamis, 04 Jul 2019 14:38 WIB

Yeay! Studi Sebut WhatsApp Baik untuk Psikologis Seseorang

Widiya Wiyanti - detikHealth
Studi sebut WhatsApp baik untuk kesehatan psikologis. Foto: Justin Sullivan/Getty Images Studi sebut WhatsApp baik untuk kesehatan psikologis. Foto: Justin Sullivan/Getty Images
Jakarta - Tak seperti instagram yang didaulat menjadi aplikasi medsos paling buruk bagi kesehatan mental. WhatsApp justru menjadi platform yang baik untuk kesehatan psikologis menurut sebuah penelitian.

Penelitian yang dipublikasikan dalam International Journal of Human-Computer Studies menemukan bahwa orang yang menghabiskan lebih banyak waktunya dengan platform WhatsApp bisa membuat seseorang merasa tidak kesepian dan meningkatkan harga dirinya. Itu lah mengapa WhatsApp baik untuk psikologis seseorang.

Bertajuk 'Hasil Psikososial Terkait Dengan Keterlibatan Dengan Sistem Obrolan Online', penelitian ini menunjukkan bahwa orang mungkin bisa merasa lebih dekat dengan keluarga dan teman-temannya. Maka dari itu bisa memberikan dorongan untuk harga dirinya.



Namun para peneliti tidak mengelakkan adanya efek buruk dari menghabiskan waktu terlalu lama dengan platform media sosial. Penelitian lebih lanjut mengungkapkan bahwa semakin seseorang merasa dekat dengan grup WhatsApp, maka semakin 'tebal' cerminan kompetisi sosialnya.

"Temuan ini menunjukkan bagaimana faktor-faktor seperti modal ikatan sosial sangat relevan dalam bidang ini sebagai cara memahami bagaimana penggunaan teknologi terkait dengan kesejahteraan psikososial," kata seorang profesor di Edge Hill University, Linda Kaye.

Platform ini cenderung merangsang hubungan yang ada dan memberi peluang untuk komunikasi yang lebih baik. Namun tetap harus dikontrol penggunaannya, baik frekuensi dan intensitasnya.



Simak Video "Apa Sih Quarter Life Crisis?"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/fds)