Minggu, 07 Jul 2019 08:05 WIB

Goreng Langsung Vs Pakai Tepung, Kol Goreng Mana yang Lebih Enak dan Sehat?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi kol goreng, makanan favorit mayoritas masyarakat Indonesia. (Foto: Istimewa) Ilustrasi kol goreng, makanan favorit mayoritas masyarakat Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta - Makan kol goreng yang enak tapi berisiko telah diketahui sebagian orang. Hal ini berlaku sama untuk kol atau sayuran lain yang digoreng langsung atau pakai tepung.

Kendati begitu, tidak mudah menghindari teknik mengolah makanan dengan digoreng. Cara ini menjadi jalan keluar bagi yang tidak suka sayuran supaya lebih mudah mengonsumsinya. Sayuran yang digoreng dengan tepung menjadi cara ibu membujuk anaknya yang menolak makan sayur.

"Hampir semua bahan makanan, termasuk kol, memang akan terasa nikmat jika diolah dengan teknik menggoreng. Cara ini bisa menjadi salah satu alternatif, selama dikonsumsi dalam jumlah yang moderat atau tidak terlalu sering. Usahakan menggunakan teknik sautee bukan deep fry atau pakai tepung," kata ahli gizi Mochammad Rizal dari Indonesia Sport Nutritionist Association (ISNA).


Deep fry yang menggunakan suhu tinggi dan banyak minyak berisiko meningkatkan kandungan lemak dalam sayuran goreng. Hal ini sama dengan tepung yang mampu menyerap lebih banyak minyak sehingga berisiko menyebabkan kelebihan kalori. Konsumsi dalam jumlah banyak dan terus menerus bisa mengganggu kerja jantung serta kesehatan tubuh secara umum.

Untuk memperoleh kol goreng atau asupan lain yang enak dan sehat, Rizal menyarankan menerapkan teknik sautee dengan sedikit minyak, suhu tinggi, dan waktu yang singkat. Metode ini menjaga kandungan serat dalam sayur serta menekan asupan lemak dan kalori berkebih dalam tubuh. Sautee juga memungkinkan vitamin B1, B2, dan B6 mampu bertahan dan diserap tubuh.

Terkait sayuran goreng dengan tepung yang kerap digunakan ibu untuk membujuk anaknya makan sayur, Rizal menyarankan menggunakan cara lain. Misal sisten reward dengan memberikan makanan favorit jika telah makan sayur yang telah dimasak. Anak juga diberi pemahaman, makan bukan hanya tentang rasa tapi juga manfaat.



Simak Video "Cara Makan Gorengan Tanpa Bikin Kolesterol Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(Rosmha Widiyani/kna)