Senin, 08 Jul 2019 08:30 WIB

Soal Potong Dagu Roy Kiyoshi, Ini Penjelasan Dokter

Rosmha Widiyani - detikHealth
Roy Kiyoshi saat ditemui di studio Trans TV. (Foto: Noel/detikFoto) Roy Kiyoshi saat ditemui di studio Trans TV. (Foto: Noel/detikFoto)
Jakarta - Dalam siaran YouTube Melaney Ricardo, selebriti indigo Roy Kiyoshi mengatakan sempat melakukan potong dagu. Hal tersebut dilakukan karena dagu hasil operasi plastik terlihat terlalu lancip hingga mirip beauty blender.

"Gara-gara beauty blender itu jadinya gua ngerombak lagi, gua potong. Gua harus jujur (melakukan) oplas. Udah gitu kan dagunya difiller makanya dibilang kaya beauty blender. Suntik hidralic acid apa gitu jadi (fillernya) ilang. Jadi lebih kelihatan kaya Roy yang dulu," kata Roy dalam siaran tersebut.

Keputusan Roy membuang filler tidak hanya dikarenakan omongan warganet. Roy mempertimbangkannya terlebih dulu hingga memutuskan mengkoreksi bentuk dagunya. Roy terlihat lebih puas dengan bentuk dagunya sekarang, yang lebih natural dan manly.



Menurut dokter ahli bedah Menurut dokter ahli bedah plastik rekonstruksi estetik konsultan dr Fonny Josh SpBP-RE (K), suntik anti filler yang dimaksud adalah hyaluronidase. Efeknya terlihat dalam 1-2 minggu hingga filler semua tanpa meninggalkan bekas.

"Hyaluronidase bekerja dengan menghancurkan filler, yang seharusnya tidak meninggalkan bekas pada pasien. Namun hyaluronidase hanya bekerja pada filler asam hyaluronic. Selain dari jenis tersebut, anti filler tidak bisa bekerja menghilangkan efeknya," kata dr Fonny.

Dokter Fonny mengatakan, anti filler disuntikkan di tempat dan kedalaman yang sama dengan saat injeksi filler. Dokter biasanya mampu meraba dan mengetahui jaringan dengan filler, karena konsistensinya yang berbeda dengan yang tanpa filler. Jika pasien tak mengalami alergi, anti filler tidak meninggalkan efek samping kecuali sedikit bengkak sepertu bekas suntik umumnya.



Wew, Roy Kiyoshi Potong Dagu karena Dibully Netizen?:

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Kenali Cara Operasi Bibir Sumbing"
[Gambas:Video 20detik]
(Rosmha Widiyani/kna)