Selasa, 09 Jul 2019 17:32 WIB

Membongkar Mitos-mitos Medical Check Up yang Menyesatkan

Widiya Wiyanti - detikHealth
Check up rutin merupakan upaya deteksi dini terhadap penyakit mematikan (Foto: iStock) Check up rutin merupakan upaya deteksi dini terhadap penyakit mematikan (Foto: iStock)
Jakarta - Berbagai mitos tentang kesehatan kerap kali menyesatkan. Sampai-sampai mitos soal medical check up pun banyak beredar di kalangan masyarakat.

Dokter patologi klinik dari RS St Carolus, dr Betia M. Bermawi, SpPK mengatakan bahwa tidak jarang masyarakat percaya terhadap mitos soal medical check up. Salah satunya ketakutan akan mengetahui penyakit yang diidap.

"Karena mereka takut ketahuan. Tapi sebenarnya lihat sisi positifnya, kita bersyukur bisa diintervensi. Makanya deteksi dini. Jadi ketahuan paling tidak kita bisa ubah pola hidup," ujarnya saat ditemui di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).



Selain itu, ada pula mitos yang mengatakan bahwa medical check up identik dengan pengambilan darah. Mitos yang beredar darah yang diambil tidak sedikit dan seseorang yang diambil darahnya bisa jadi kehabisan darah.

"Pasiennya bilang 'dokter ini diambil berapa botol?'. Empat tabung saja nggak sampai 1 sendok makan. Karena diambil per tabung paling 2 cc. Kalau total semua nggak sampai tuh 1 sendok makan," jelas dr Betia.

dr Betia menambahkan, tidak perlu khawatir untuk melakukan medical check up, karena tindakan itu bisa menjadi aksi deteksi dini dari penyakit-penyakit tertentu, terutama penyakit-penyakit yang tidak bergejala spesifik.



Simak Video "Anjing Penghibur yang Bikin Pasien Kembali Sehat"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)