Sejak Umur Berapa Sebaiknya Melakukan Medical Check Up?

Sejak Umur Berapa Sebaiknya Melakukan Medical Check Up?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Selasa, 09 Jul 2019 15:10 WIB
Pemeriksaan rutin bisa menjadi salah satu upaya pencegahan penyakit (Foto: iStock)
Jakarta - Kesehatan adalah harta yang paling berharga bagi seseorang dan sebaiknya dijaga dengan baik. Salah satu cara untuk menjaganya adalah dengan melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical check up secara rutin.

Namun banyak orang yang salah tanggap. Medical check up dilakukan saat merasakan keluhan pada tubuhnya. Padahal medical check up seharusnya dilakukan untuk mendeteksi penyakit apa yang ada di tubuh seseorang.

"Untuk pemantauan deteksi dini kita perlu medical check up, hasilnya bisa jadi panduan untuk dokter untuk diagnosis," ujar dokter patologi klinik dari RS St Carolus, dr Betia M. Bermawi, SpPK saat ditemui di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (9/7/2019).



Bahkan menurut dr Betia, medical check up seharusnya dilakukan sejak dini. Karena ada beberapa penyakit tidak menular yang bahkan bisa menyerang anak-anak. dr Betia mencontohkan seperti penyakit anemia pada anak-anak yang berkaitan dengan nutrisi.

"Semuda apa (melakukan medical check up)? Pemeriksaan sederhana hematologi pada anak. Misal ada tendensi ada masalah di rapornya, atau masalah obesitas," jelas dr Betia.

"Atau yang justru yang terlalu muda pada saat dia pubertas. Harusnya sudah menstruasi tapi tak kunjung menstruasi. Itu harus sudah mulai medical check up," lanjutnya.

dr Betia mengharapkan medical check up bisa menjadi tren positif di kalangan masyarakat Indonesia yang dilakukan tidak perlu menunggu tua ataupun saat sedang sakit. Karena dengan medical check up, deteksi dini dan diagnosis bisa ditegakkan, serta pengobatan pun bisa lebih mudah.

"Pola hidup, gaya hidup sedentari, dan sekarang tuh apa namanya generasi micin, kita perlu melakukan pemeriksaan kesehatan lebih awal," anjur dr Betia.




(wdw/up)