Rabu, 10 Jul 2019 12:25 WIB

Cerita Bocah Main Game Demi Bantu Pengobatan Kanker Ayahnya

Firdaus Anwar - detikHealth
Streamer muda, zyl, mencoba membantu pengobatan kanker ayahnya dengan main game. (Foto: Dok. Epic Games) Streamer muda, zyl, mencoba membantu pengobatan kanker ayahnya dengan main game. (Foto: Dok. Epic Games)
Jakarta - Kalau biasanya orang tua membatasi anak main video game, hal berbeda dialami oleh streamer muda zyl dari Kanada. Bocah laki-laki berusia 13 tahun tersebut bisa main game Fortnite sampai 10 jam setiap hari demi membantu pengobatan kanker ayahnya.

Kisah zyl menarik perhatian netizen ketika salah satu sesi streamnya di Twitch viral. Ia menjelaskan kalau sang ayah didiagnosis kanker rektum stadium empat dan dirinya ingin membantu dengan menyisihkan sumbangan dari para penonton.

"Ayah saya didiagnosis menderita kanker rektum stadium 3 pada 14 September 2018. Kankernya sekarang sudah menyebar ke paru-paru dan hati yang membuatnya jadi kanker stadium 4. Dia sedang menjalani kemoterapi," kata zyl seperti dikutip dari Unilad, Rabu (10/7/2019).


Beberapa streamer terkenal yang mengetahui perjuangan zyl turut membantu memberikan sumbangan dan menyebarkan cerita.

Sang ayah sempat muncul di live streaming zyl mengucapkan terima kasih pada netizen yang sudah memberikan dukungan untuknya.

"Terima kasih untuk semuanya. Saya sangat menghargainya. Terima kasih, terima kasih, terima kasih banyak," ujar sang ayah.

Awalnya zyl memiliki target mengumpulkan uang sekitar Rp 53 juta dari donasi bermain Fortnite. Tapi setelah kisahnya viral beberapa sumber menyebut zyl berhasil mengumpulkan donasi sampai sekitar Rp 140 juta.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)