Kamis, 11 Jul 2019 19:01 WIB

Aturan Dilarang Menikah di SMPN 7 Surakarta, Kepala BKKBN: Saya Setuju!

Rosmha Widiyani - detikHealth
Larangan menikah bagi siswa SMP menuai kontroversi (Foto: iStock) Larangan menikah bagi siswa SMP menuai kontroversi (Foto: iStock)
Jakarta - Kehebohan sempat terjadi saat orang tua siswa baru SMPN 7 Surakarta melakukan daftar ulang. Salah satu butir pernyataan yang harus ditandatangani adalah larangan menikah selama sekolah.

"Benar memang ada klausul tersebut. Tapi itu dibuat sejak saya belum menjadi Kepala SMPN 7 Surakarta," kata Kepala SMPN 7 Surakarta Siti Latifah dikutip dari detikcom.

Orangtua murid sebetulnya setuju dengan aturan tersebut. Namun agak kaget ketika melihat aturan tertulis dalam butir ketiga persyaratan masuk sekolah. Jika melanggar, siswa harus siap menerima sanksi yang ditetapkan sekolah.



Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyatakan setuju dengan aturan tersebut. Menurutnya usia siswa SMP sebaiknya fokus mencari ilmu, bukan menikah hingga punya keturunan.

"Saya setuju!!! Saya sangat apresiasi kepada ibu kepala sekolah yang hebat, membuat terobosan penting yang selama ini tidak diliat orang. SMP masih sangat jauh dari usia menikah," kata Hasto dalam pesan pendek yang diterima detikHealth.

Aturan tersebut bisa membantu mencegah nikah dini yang masih kerap terjadi. Perempuan yang menikah terlalu dini berisiko belum siap secara fisik dan mental menjalani kehidupan rumah tangga. Hal ini bisa berisiko buruk bagi masa depan keluarga, diri sendiri, dan janin yang dihasilkam dari pernikahan.

Siswa SMP juga belum memenuhi batas minimal usia pernikahan. Indonesia menetapkan batas minimal usia pernikahan adalah 19 untuk laki-laki dan 16 untuk perempuan. Sementara, sesuai aturan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomer 14 tahun 2018, usia anak masuk SMP paling tinggi adalah 15 tahun.

Sebelumnya masuk SMP, anak harus lulus SD yang dibutikan surat kelulusan, dengan usia saat masuk SD 6-7 tahun. Masa pendidikan untuk siswa SD di Indonesia adalah 6 tahun.



Simak Video "Blak-Blakan Kepala BKKBN: Rebranding KB & Politik Tanpa Gaduh"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
News Feed