Jumat, 12 Jul 2019 17:48 WIB

Saran Dokter Agar Tak Iritasi Sehabis Cukur Rambut Ketiak

Kintan Nabila - detikHealth
Ritual cukur membuat kulit ketiak jadi lebih sensitif (Foto: thinkstock) Ritual cukur membuat kulit ketiak jadi lebih sensitif (Foto: thinkstock)
Jakarta - Rambut halus di ketiak kerap dianggap mengganggu penampilan. Kaum perempuan menghilangkannya dengan cukur maupun waxing. Cukur atau waxing dilakukan menggunakan pisau cukur, sedangkan waxing dilakukan dengan wax atau lilin khusus.

Setelah rambut ketiak dirapikan dengan berbagai cara tersebut, pori-pori kulit akan terbuka. Pada saat itulah, kulit menjadi sangat sensitif terhadap penggunaan bahan-bahan kimia, termasuk deodoran.

"Kalau secara teori, tunggu sampai 24 hingga 48 jam. Tapi, pada dasarnya kembali ke preferensi sendiri-sendiri ya. kalo setelah 6 jam mau pake dan ga kenapa-kenapa, ya boleh. tergantung seberapa kuat shaving dan waxing nya," kata dr Melyawati Hermawan, SpKK dari PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia) JAYA.



Menurutnya, sensasi perih menyengat atau seperti terbakar kerap muncul sehabis wazing. Penggunaan parfum maupun deodoran pada kondisi tersebut akan meningkatkan risiko iritasi maupun infeksi.

"Intinya kita harus lebih concern sama kondisi kulit sendiri. Kalo kita ngerasa kulit terbakar atau menyengat, oh mestinya itu enggak kita lakuin," kata dokter Mely.



Simak Video "Cara Jaga Kesehatan Mata saat Gunakan Gadget"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)