Minggu, 14 Jul 2019 12:10 WIB

Kisah Danau Limbah Kimia Berbahaya yang Malah Jadi Tempat Wisata

- detikHealth
Orang-orang menjadikan kolam limbah kimia ini sebagai tempat wisata. (Foto: CNN) Orang-orang menjadikan kolam limbah kimia ini sebagai tempat wisata. (Foto: CNN)
Jakarta - Warna biru terang yang dipancarkan air danau "Novosibirsk Maldives" di Rusia menjadi magnet bagi para wisatawan. Namun warna cantik tersebut sebetulnya bukan karena kejernihan air, melainkan kandungan kimiawi karena danau merupakan kolam buatan yang dipakai industri batu bara untuk membuang limbah.

Popularitas Novosibirsk Maldives di antara Instagrammer khususnya membuat perusahaan terkait, Siberian Generating, sampai mengeluarkan pernyataan. Di internet beredar foto orang-orang sedang berpose di pinggir hingga membawa perahu dayung mengayuh di tengah kolam.


"Dalam seminggu terakhir, pembuangan abu kami di Novosibirsk TEZ-5 menjadi bintang media sosial. Tapi kamu TIDAK BOLEH berenang di pembuangan abu itu. Air di sana memiliki lingkungan alkali yang tinggi. Ini karena garam kalsium dan oksida logam lainnya larut di dalam," tulis Siberian Generating.

"Kontak kulit dengan air yang seperti itu dapat menimbulkan reaksi alergi," lanjutnya seperti dikutip dari CNN, Minggu (14/7/2019).

Selain kandungan limbah kimiawi, perusahaan menjelaskan juga bahwa dasar kolam memiliki tekstur seperti lumpur sehingga "hampir mustahil" untuk keluar bila terhisap.

Meski peringatan sudah diberikan namun tampaknya orang-orang masih ramai berdatangan. Salah satu pengunjung Marina Zheleznova mengaku sadar bahwa danau adalah kolam limbah beracun namun tetap ingin berkunjung foto-foto di pinggirnya.

"Hal seperti ini tidak menghentikan beberapa orang Rusia untuk tetap berpiknik di tepi danau. Satu orang pria malah berenang, padahal itu sangat dilarang," kata Marina.



Simak Video "Waspada! Polusi Udara Juga Bisa Terjadi di Dalam Ruangan"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)