Minggu, 14 Jul 2019 17:30 WIB

Ingin Coba Bayi Tabung? Ini Peluang Keberhasilan Berdasarkan Rentang Usia

Kintan Nabila - detikHealth
Faktor usia sangat mempengaruhi keberhasilan program bayi tabung (Foto: thinkstock) Faktor usia sangat mempengaruhi keberhasilan program bayi tabung (Foto: thinkstock)
Jakarta - Program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) menjadi salah satu solusi untuk pasangan yang sulit memiliki keturunan. Didukung dengan teknologi kedokteran mutakhir, ada empat ribu lebih bayi sehat yang lahir setiap tahunnya melalui program bayi tabung.

Namun, tak jarang beberapa pasien masih merasa takut dan khawatir akan gagal. Pasalnya persoalan biaya yang dikeluarkan tidak sedikit, karena itu program bayi tabung selalu dijadikan pilihan terakhir.

"Banyak pasien yang khawatir bahwa nanti kalau saya melakukan program bayi tabung dan gagal," kata praktisi pembuahan berbantu dr Ivan Rizal Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, SpOG.



Ia juga menambahkan, pasangan yang melakukan program bayi tabung saat usia lanjut punya risiko kegagalan lebih tinggi.

Keberhasilan program bayi tabung untuk pasien berusia di bawah 35 tahun adalah 50 persen, usia 35 sampai 38 sekitar 35-40 persen, usia 38 keatas 20 persen dan usia 40 keatas hanya 10-15 persen. Sementara menurut dr Ivan, banyak pasien yang datang berada di kisaran usia 34 tahun ke atas.

"Paling sering menjadi masalah. Pertama, pasien itu sering datang terlambat. Pasien wanitanya datang di usia tua di atas 38. Yang kedua, Kelamaan, sudah 10 tahun menikah. sementara dari awal sudah ketauan spermanya nol. Dia mesti bayi tabung sejak awal," ujar dr Ivan.

Ia juga menambahkan, hal ini juga berlaku dengan pasien pria. Semakin bertambah usia, kualitas sperma pria menjadi tidak bagus.



Simak Video "Penjelasan Ahli Soal Mitos Seputar Bayi Tabung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
News Feed