Kamis, 18 Jul 2019 20:03 WIB

Transient Ischaemic Attack, Sumbatan Darah ke Otak Pemicu Silent Stroke

Kintan Nabila - detikHealth
Ilustrasi stroke. Foto: ilustrasi/thinkstock Ilustrasi stroke. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - TIA atau Transient Ischaemic Attack adalah serangan stroke sesaat atau mini stroke. Gejala stroke yang terjadi secara tiba-tiba ini disebabkan karena pasokan darah ke otak mengalami gangguan sesaat.

Dokter spesialis saraf dari RS Pusat Otak Nasional (RS PON), dr Silvia Francina Lumempoew, SpS(K) menjelaskan ada beberapa faktor yang bisa memicu serangan stroke sesaat atau TIA.

"TIA bisa jadi karena plak tebal di dinding pembuluh darah di otak robek dan lepas ke cabang yang kecil," katanya saat dihubungi detikHealth.

Ia juga menambahkan, TIA bisa menjadi faktor risiko dari silent stroke dan penyakit jantung. Dianjurkan untuk sesegera mungkin mencari pertolongan medis.

Karena disebut stroke sesaat, gejalanya hanya berlangsung selama beberapa menit. Sebagian besar tanda dan gejala akan hilang kurang dari sehari.

"Kurang dari 24 jam membaik karena bekuan darah yang rapuh terurai kembali dan aliran menjadi lancar," kata dokter Silvia.


Berikut adalah gejala TIA atau serangan stroke sesaat, dikutip dari Mayo Clinic :

1. Kelemahan, mati rasa, atau lumpuh di wajah, lengan atau kaki, biasanya di satu sisi tubuh.

2. Bicara tidak jelas atau kacau dan kesulitan memahami orang lain

3. Kebutaan pada satu atau kedua mata serta penglihatan ganda

4. Pusing dan kehilangan keseimbangan

5. Sakit kepala parah secara tiba-tiba tanpa sebab.



Simak Video "Cerita Penulis Vabyo Kena Stroke di Usia 35 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
News Feed