Jumat, 19 Jul 2019 19:15 WIB

4 Tips Atasi Depresi dan Insomnia Seperti Dialami Salmafina Sunan

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Salmafina Sunan mengaku sempat mengalami depresi hingga insomnia akut. (Foto: Palevi S/detikFoto) Salmafina Sunan mengaku sempat mengalami depresi hingga insomnia akut. (Foto: Palevi S/detikFoto)
Jakarta - Sejak perceraiannya dengan Taqy Malik pada 2018 lalu, Salmafina Sunan mengaku sempat mengalami depresi hingga insomnia akut. Bahkan kondisi itu membuatnya harus mengonsumsi obat tidur, seperti dikutip dari detikHOT.

Depresi dan insomnia merupakan sindroma yang terkait satu sama lain, karena berpusat di beberapa area dan fungsi otak yang mirip. Sehingga untuk menangani dan mencegah salah satu juga bisa melakukan hal yang sama untuk lainnya.

Sementara untuk menangani keduanya membutuhkan gabungan dari beberapa terapi berbeda, dari perilaku kognitif ke fisioterapi sampa farmakologis serta teknik relaksasi diri.

Jika kamu mengalami salah satu atau keduanya, segera meminta bantuan dari profesional. Selain itu, ada beberapa aktivitas simpel sehari-hari yang bisa dilakukan untuk menangani sekaligus mencegah baik insomnia dan depresi, seperti berikut ini:


1. Aktivitas fisik
Sebagian besar orang mencoba 'kabur' dari efek episode depresifnya agar tidak terpuruk dengan melakukan beberapa aktivitas fisik. Banyak studi berargumen bahwa aktivitas fisik efektif untuk depresi yang relatif minor.

Akan tetapi, saat tubuh kita semakin bugar maka tidur juga semakin baik dan nyenyak. Berolahraga di pagi hari dapat membantu tidur malam semakin baik. Namun berolahraga di malam hari, kira-kria 3-5 jam sebelum waktu tidur juga lebih efektif.

2. Paparan sinar matahari
Paparan sinar matahari pagi dikombinasikan dengan aktivitas fisik bisa membantu tidur lebih baik. Cahaya ini diibaratkan obat, mengubah mood, jam biologis, kekebalan tubuh dan performa harian.

Sementara saat tidur, justru kurangi paparan sinar artifisial yang berasal dari lampu kamar. Mengurangi cahaya bisa membantumu tidur lebih nyenyak karena menciptakan lingkungan tidur yang nyaman.


3. Dukungan sosial
Dukungan sosial menjadi alasan penting untuk memperpanjang usia dan memperbaiki kualitas hidup. Orang yang memiliki lebih banyak teman dan rekan kerja mengalami lebih sedikit episode depresif.

Selain itu, bergabung dalam kelompok dukungan sosial atau social support group juga bisa membantu memperbaiki tidur. Oleh karena itu, temukan support group yang sesuai dengan dirimu.

4. Menjaga rutinitas
Waktu mengatur hidup, dan banyak pengidap insomnia dan depresi terbantukan oleh rutinitas hidup. Rutinitas seperti bergerak, makan, dan tidur. Ritme simple dari Food-Activity-Rest (FAR) atau makan-aktivitas-istirahat bisa sangat membantu.

Mungkin banyak aktivitas harian yang berantakan akibat kondisi tersebut. Cobalah merutinkan salah satu, misal merutinkan kapan tidur dan bangun, jagalah waktunya tetap sama dalam seminggu. Lalu ikuti dengan rutinitas lainnya.



Simak Video "Berkaca dari Kasus Awkarin, Begini Pola Asuh Anak yang Ideal"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)
News Feed