Selasa, 23 Jul 2019 12:30 WIB

Tolak Program Vaksin, Menteri Kesehatan Kongo Mundur dari Jabatan

Firdaus Anwar - detikHealth
WHO menyebut wabah ebola di Kongo sebagai ancaman darurat global. (Foto: BBC World) WHO menyebut wabah ebola di Kongo sebagai ancaman darurat global. (Foto: BBC World)
Jakarta - Pada Rabu (18/7) lalu Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan status darurat global untuk penyebaran virus Ebola yang terjadi di Republik Kongo. Status darurat global diberikan karena wabah yang sudah terjadi hampir setahun tersebut berpotensi menyebar antar negara.

Setidaknya lebih dari 1.700 orang meninggal di Republik Kongo menjadikan ini sebagai wabah Ebola terburuk kedua sepanjang sejarah. Wabah pertama yang juga sempat membuat heboh terjadi pada tahun 2013-2016 di Afrika Barat menelan lebih dari 11 ribu korban jiwa.

Karena wabah semakin terus menyebar, Menteri Kesehatan Republik Kongo Oly Ilunga memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (22/7). Dalam surat pengunduran diri Oly mengkritik tekanan dari "aktor" yang tidak disebut identitasnya untuk meluncurkan program vaksinasi eksperimental kedua.


Sebelumnya eksperimen program sudah pernah dilakukan dengan memberikan 170 ribu orang vaksin ebola dan terbukti efektif. Namun wabah tetap menyebar sehingga beberapa pihak menganggap perlu program vaksin kedua sebagai pelengkap.

Menurut Oly dirinya sengaja tidak meluncurkan program vaksinasi yang kedua karena belum benar-benar terbukti efektif dan khawatir menimbulkan kebingungan di antara masyarakat. Di wilayah sebelah timur Kongo khususnya disebut ada masalah lebih serius di mana tenaga kesehatan masih berusaha menghadapi misinformasi dan gangguan sporadis.

"Aneh bila berpikir vaksin yang diusulkan oleh aktor minim etika dengan sengaja menyembunyikan informasi penting dari otoritas medis dapat berdampak besar pada pengendalian wabah," tulis Oly seperti dikutip dari Reuters, Selasa (23/7/2019).

Karena kondisinya darurat untuk sementara Presiden Republik Kongo Felix Tshisekedi menunjuk tim khusus yang mengkoordinasikan upaya penanggulangan wabah.



Simak Video "Gawat! 3 Pasien Ebola di Kongo Kabur dari Rumah Sakit"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)