Senin, 29 Jul 2019 07:39 WIB

Obat untuk Anak Terbatas, Anak dengan HIV Kesulitan Minum Obat

Kintan Nabila - detikHealth
Ilustrasi HIV. Foto: iStock Ilustrasi HIV. Foto: iStock
Jakarta - Anak dengan HIV (ADHIV) bisa tumbuh dan berkembang secara optimal asalkan di beri perawatan dengan tepat. Dengan menjalani terapi pengobatan rutin, bukan tidak mungkin ADHIV bisa sehat dan beraktivitas seperti anak lainnya.

Pemerintah sudah cukup membantu dengan pengadaan dari obat antiretroviral (ARV) yang bisa diakses secara gratis di rumah sakit dan puskesmas. Terapi ARV sendiri bertujuan untuk memperlambat perkembangan virus HIV.

Pengurus Yayasan Tegak Tegar, Riama mengatakan, pemerintah sudah menjamin persediaan ARV. Namun, ARV untuk anak jumlah dan variasinya masih sedikit.

"Anak kecil tapi harus minum tablet. Tablet ARV ini kan enggak boleh dihancurkan, jadi mau gamau harus dibelah. Padahal ukurannya lumayan dan susah ditelan," katanya di Taman Budaya Sentul, Bogor, Minggu (28/7/2019).


Hal ini juga berlaku ketika ada bayi yang baru lahir dan terinfeksi. Pemberian obat mau tidak mau harus dilakukan melalui selang makanan ke lambung. Karenanya ia berharap agar obat disesuaikan untuk anak-anak, seperti dibuat dalam bentuk sirup.

Riama juga menambahkan, selain ARV anak dengan HIV juga memerlukan dukungan lainnya dari pemerintah seperti asupan nutrisi. Sayangnya nutrisi yang merupakan salah satu komponen penting untuk ADHIV belum menjadi perhatian khusus.





Simak Video "Virus HIV Bisa Dihambat Sama Obat ARV"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)