Senin, 29 Jul 2019 19:35 WIB

Dokter Paru Sebut Air Purifier Hanya Efektif di Ruang Ber-AC

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Air purifier mungkin hanya bermanfaat di dalam ruangan ber-AC. (Foto: iStock)
Jakarta - Buruknya kualitas udara Jakarta membuat masyarakat harus beraktivitas dengan bayang-bayang efek negatif polusi. Di dalam ruangan pun polusi bisa menyelinap masuk. Apakah polusi dalam ruangan non-AC bisa diminimalisir dengan alat air purifier?

Pencemaran udara mempunyai kandungan gas beracun yang berimbas pada sistem pernapasan. Bahayanya juga mengintai bukan hanya saat di luar ruangan, tetapi juga di dalam ruangan, terutama jika tak disertai dengan pendingin ruangan.

AC punya fungsi sebagai penyaring debu dari luar ruangan ke dalam ruangan. Fungsi yang sama juga dimiliki oleh air purifier. Tetapi, alat penjernih udara itu tak sanggup dipakai untuk ruangan tanpa AC, sebab ukuran partikel polusi sangat kecil dan datang terus menerus dari luar.


"Kecepatan polusi dengan kecepatan mempurifikasi itu kalah," ujar ahli paru dr Frans Abednego Barus, SpP saat dihubungi detikHealth, Senin (29/07).

Tidak efektifnya penggunaan air purifier dalam ruangan tanpa AC ternyata berkaitan dengan kapasitas. Polusi yang datang terus menerus tak bisa dibersihkan semua dengan air purifier. Di sisi lain menurutnya, air purifier juga belum terbukti memberikan manfaat bagi kesehatan.

"Kalau indoor ya sulit (penanganannya-red). Karena diserang (polusi-red) terus dari luar," kata dr Frans.



Simak Video "Bahayanya Polutan PM2,5 Bagi Kesehatan Tubuh"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)