Selasa, 06 Agu 2019 07:01 WIB

Round Up

Detoks Digital Saat Listrik Padam dan Stres karena Tak Bisa Ngecas HP

Michelle Natasya - detikHealth
Salah satu 'drama' paling epic saat listrik padam adalah susah ngecas HP (Foto: iStock)
Jakarta - Warga di sebagian wilayah pulau Jawa terpaksa harus melakukan detoks digital akibat listrik padam yang berlangsung dari Minggu (4/8/2019) hingga Senin (5/8/2019).

Sebagian ada yang mengeluhkan stres dan resah yang dirasakan akibat tidak adanya listrik dan jaringan.

Linda Setiawati, M.Psi, psikolog klinis dari Personal Growth memberikan komentar terkait hal ini.

"Wajar sebenarnya stres ini dirasakan. Ini kan kondisinya tiba-tiba, sesuatu yang terjadi tidak direncanakan dan terjadinya secara massal dan dalam jangka waktu yang lama terlebih tidak tahu kapan selesainya. Apalagi tidak bisa akses berita jadi tidak tahu apa yang terjadi," kata Linda saat ditemui detikHealth, Senin (5/8/2019).

Linda memberikan beberapa tips untuk tetap bahagia walaupun terpaksa harus melakukan detoks digital akibat listrik dan jaringan yang padam.

"Kamu harus pahami kalau kamu itu bukan tergantung pada digital mediamu doang. Kamu masih punya banyak hal lain di luar itu. Kalau bisa eksplor kan bisa dilihat sebagai suatu kesempatan. Yang selama ini hectic jadi punya waktu untuk me time, istirahat, dan rileks," katanya.



Veronica Adesla, M.Psi, psikolog klinis dari Personal Growth mengatakan bahwa detoks digital dapat membawa manfaat tidak hanya bagi diri seseorang tetapi juga relasinya dengan orang lain.

"Manfaat detoks digital itu lebih ke here and now, lebih sadar. Di waktu ini kita ada di sini. Gak cuma tubuh kita aja tapi juga pikiran dan hati kita. Kita lebih aware dengan topik yang dibicarakan dan dengan siapa kita berinteraksi," jelas Veronica saat ditemui detikHealth di Meruya, Jakarta Barat, Senin (5/8/2019).

Oleh sebab itu, hidup tanpa listrik dan jaringan untuk beberapa hari ke depan tidak selamanya merugikan.

"Di situasi seperti ini bisa saja kita jadi bahagia kalau kita mutusin untuk bahagia. Jadi enjoy the moment aja," tutup Veronica.



Simak Video "UNICEF: Orang Tua Juga Harus Perhatikan Kesehatan Jiwa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)