Selasa, 06 Agu 2019 12:15 WIB

Minum Bubble Tea Tiap Hari, Bocah 8 Tahun Meninggal Karena Kanker Ginjal

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi bubble tea. Foto: iStock Ilustrasi bubble tea. Foto: iStock
Jakarta - Lagi-lagi ada kasus bubble tea merenggut jiwa. Seorang bocah perempuan berusia delapan tahun di Tiongkok meninggal dunia karena kanker ginjal yang diduga penyebabnya kebanyakan minum bubble tea sejak kecil.

Dikutip dari orientaldaily.com.my, ayahnya merupakan seorang ahli dessert atau makanan pencuci mulut. Sejak usia anaknya dua tahun, sang ayah selalu membawakannya makanan penutup yang lezat dan manis serta membelikannya bubble tea setiap hari.

Selama bertahun-tahun, tubuh bocah itu pun menggemuk. Namun pada Januari lalu, bocah itu kerap mengeluhkan sakit perut dan berat badannya menyusut hanya dalam beberapa hari.



Karena khawatir dengan kondisinya, orang tuanya pun membawanya ke rumah sakit. Dokter melakukan biopsi dan menemukan bahwa fungsi hati dan ginjal bocah itu terganggu dan kemudian ia didiagnosis kanker ginjal.

Dokter mengungkapkan bahwa penyebab utama kerusakan ginjal bocah itu adalah makanan dan minuman manis yang selalu dikonsumsinya setiap hari.

"Itu semua salah saya. Itu karena saya telah melukainya. Dia masih sangat kecil, itu salahku!" ungkap sang ayah yang tidak disebutkan namanya sembari menangis.

Setelah menjalani perawatan intensif selama 30 hari, bocah itu tidak dapat mengalahkan penyakitnya. Ia akhirnya meninggal dunia.



Simak Video "Mengenang Sutopo: Kanker, Kucing, dan Raisa"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)