Selasa, 13 Agu 2019 13:53 WIB

FAKTA: 60 Persen Mal di DKI Melanggar Larangan Merokok

Kintan Nabila - detikHealth
Masih banyak mal yang melanggar aturan tentang kawasan tanpa rokok (Foto: detikHealth) Masih banyak mal yang melanggar aturan tentang kawasan tanpa rokok (Foto: detikHealth)
Jakarta - Mal dan pusat perbelanjaan menjadi sorotan karena belum bebas dari polutan asap rokok. Berdasarkan survei yang dilakukan Forum Warga Kota Jakarta atau FAKTA, aktivitas merokok masih ditemukan di 60 persen mal di Jakarta.

Survei ini dilakukan terhadap 15 mal dan 13 pasar di Jakarta mulai tanggal 17 sampai 19 Juni 2019. Tujuannya untuk mengetahui seberapa besar efektivitas Peraturan Gubernur (Pergub) No. 88 tentang Kawasan Dilarang Rokok (KDM).

Kesimpulannya, dari 15 mal yang disurvei terdapat 1 mal yang telah diberi peringatan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan 2 mal yang sudah digugat ke pengadilan oleh FAKTA. Azas Tigor Nainggolan dari FAKTA menyebutkan keduanya adalah Cilandak Town Square (Citos) dan ITC Cempaka Mas.

"Mal Citos kami gugat karen banyak orang merokok di sana, tapi kami bersepakat menyelesaikannya dengan mediasi dengan janji Pemrov DKI akan melakukan penegakan KDM," katanya pada detikHealth, Selasa (13/8/2019).
Dicoba tegur dan jelasin, ada aturan dilarang merokok. Dia malah bilang 'peraturan itu ada untuk dilanggar'Azas Tigor Nainggolan - FAKTA



Ia juga menambahkan, di mal-mal yang lain pun makin banyak orang yang merokok. Begitupun dengan mal ITC Cempaka Mas yang pernah digugat sebelumnya. Sampai sekarang, disebutnya masih saja ada yang merokok di dalamnya. Bahkan, ada salah satu tenant yang bandel saat disuruh berhenti merokok.

"Dicoba tegur dan jelasin, ada aturan dilarang merokok. Dia malah bilang 'peraturan itu ada untuk dilanggar'," katanya.

Pemprov DKI harus lebih meningkatkan penegakan aturan KDM agar tidak ada pengunjung maupun tenant yang merokok dalam mal dan lakukan pengawasan secara berkala terhadap Mal. Berdasarkan survey ternyata masih ditemukan mal yang berkali-kali melanggar aturan merokok dan tidak jera.

"Survei ini ada standar yang dibuat oleh Pemprov DKI. Misalnya, malnya bau asap atau enggak, ada penandaan dilarang merokok enggak, dijumpai enggak puntung rokok dan ada yang menjual rokok enggak, dan mereka semua masih melanggar ini," pungkasnya.







Simak Video "Bersiteguh Vape Aman, Vaper Ramai-ramai Pamer Rontgen Dada"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)