Selasa, 13 Agu 2019 18:07 WIB

Kena Hernia, Pasien ini Coba Terapi Sujok 'Tinta Spidol'

Rosmha Widiyani - detikHealth
Terapi sujok. Foto: Heriza Budiman Terapi sujok. Foto: Heriza Budiman
Jakarta - Indra L Pandega masih ingat betul hernia yang sempat dialaminya 3 minggu lalu. Karyawan swasta ini tak menyangka angkat-angkat barang berat yang kerap dilakukannya berujung hernia.

"Rasanya sakit banget di pangkal paha. Awalnya ke dokter dan dapet diagnosa hernia. Sempet berobat juga ke sana, sebelum menggunakan terapi sujok," kata Indra yang juga berprofesi sebagai pembuat video dan dokumentasi.



Indra L Pandega yang sempat mencoba terapi sujok. Indra L Pandega yang sempat mencoba terapi sujok. Foto: Heriza Budiman


Menurut Indra yang kini berusia 38 tahun, dirinya sempat disarankan operasi jika tak ada progres baik usai minum obat. Dokter memberi waktu 3 hari sebelum Indra harus kontrol kembali ke dokter. Saat itulah Indra mengambil keputusan mencoba terapi sujok.

Indra tak hanya menggunakan spidol warna-warni dalam terapi yang ramai di sosmed ini. Dia juga menggunakan biji-bijian dan magnet untuk mengatasi penyakitnya. Menurutnya penggunaan 3 media tersebut berdampak baik pada kesembuhannya.

"Kalau cuma pakai spidol kan gimana gitu kalau ketemu orang, masa tangannya ada corat-coret spidol. Selain itu, kalau mau sholat juga susah karena harus ngapus. Nah makanya saya pakai biji dan magnet yang tinggal tempel," kata Indra.

Sesuai tenggat waktu yang diberikan dokter, dalam 3 hari Indra kembali kontrol. Menurutnya, rasa sakit tidak lagi dirasakan dan dokter menyatakan ada perbaikan. Indra juga dinyatakan tidak perlu operasi.



Pengalaman berbeda dikatakan Heriza Budiman yang sempat menerapi puteranya sebulan lalu. Saat itu jari kelingking kiri anaknya cuil karena tersayat pisau. Darah seperti tidak mau berhenti, meski sudah ditekan dengan kapas dan diberi obat.

"Akhirnya saya terapkan sujok sesuai titik korespondensi dengan yang luka. Di jari kanan saya beri warna biru. Hasilnya tak perlu waktu lama pendarahan berhenti," kata Heriza yang merupakan praktisi sujok.

Menurut Heriza, metode sujok yang bisa menggunakan spidol warna, biji-bijian, dan magnet bisa dilakukan siapa saja. Mereka yang ingin belajar tak perlu punya latar belakang kesehatan, asal paham sistem korespondensi dalam tubuh. Sistem berdasarkan kesamaan organ tubuh dengan telapak tangan dan kaki ini menjadi dasar metode terapi sujok.



Simak Video "Bekam Tanduk Sapi, Pengobatan Terapi Alami yang Istimewa"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)