Kamis, 15 Agu 2019 14:17 WIB

Bayi 4 Bulan Diberi Cetirizine agar Tidur Pulas, Dokter: Tidak Boleh!

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Ilustrasi bayi tidur pulas. Foto: thinkstock Ilustrasi bayi tidur pulas. Foto: thinkstock
Jakarta - Sebuah video baru-baru ini viral tentang seorang ART yang disebut memberikan obat Cetirizine dalam susu bayi majikannya agar tak rewel. Apa efek dari pemberian cetirizine ke bayi?

Cetirizine merupakan obat golongan antihistamin yang bertujuan untuk menekan reaksi alergi dalam tubuh. Obat ini kerap digunakan pada anak-anak dan dewasa. Namun, menurut laman Drugs.com, obat tersebut tak dianjurkan untuk bayi berusia di bawah 6 bulan.

Dokter anak RSUD Pasar Rebo dr Arifianto, SpA menuturkan, mengantuk yang ditimbulkan bukanlah khasiat utama dari obat Cetirizine. Mengantuk justru merupakan efek sampingnya.

"Tidak berarti efek samping itu hanya muncul pada dosis berlebih atau overdosis. Pada yang (dosisnya) tepat pun efek samping bisa tetap ada," ujarnya saat dihubungi detikHealth, Kamis (15/8/2019).



Selain mengantuk, efek samping Cetirizine yang lain antara lain pusing, sakit kepala, sampai sakit perut. Pemberian obat disebut aman jika sesuai indikasi, dosisnya tepat, dan yang terpenting harus sesuai resep dokter.

"Cetirizine itu kan harus sesuai resep dokter, jadi tidak boleh dibeli sendiri," tambah dr Apin, demikian sapaan akrabnya.

Pemberian obat dengan tujuan membuat anak tenang atau mengantuk sangat tidak dibenarkan. Hal itu bisa memberikan efek samping yang serius.



Simak Video "Viral Cerita Karyawan Sakit Leher Menahun Karena Kelamaan Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)