Senin, 19 Agu 2019 07:37 WIB

Terpopuler Akhir Pekan: Tangan Bionik Buatan Tangerang Bikin Bangga

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tangan bionik asli Tangerang. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth Tangan bionik asli Tangerang. Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth
Jakarta - Banyak hal yang patut dibanggakan dari bangsa ini di usianya yang sudah 74 tahun. Para mahasiswa mekatronika di Tangerang misalnya, diam-diam sukses membuat tangan bionik yang bisa digerakkan sesuai keinginan pemakainya.

Kreasi tangan bionik ini diciptakan oleh dosen dan mahasiswa Swiss German University (SGU), Tangerang. Alat tersebut bekerja dengan menangkap sinyal listrik otot dan menerjemahkannya menjadi gerakan yang terkontrol.



Salah seorang yang beruntung memakainya adalah Rian Satriani (21), seorang pegawai warung bakso. Lima tahun lalu, ia kehilangan lengan kanannya karena tergiling mesin pon.

"Pertama kali sih aneh banget, soalnya nggak nyangka juga ada pembuatan tangan gini yang bergerak melalui otot-otot saraf kita. Jadi ketika saya ingin bergerak, dia nurut hehe," ungkap Rian.



Selengkapnya tentang cerita inspiratif ini bisa disimak dalam FOKUS: TANGAN BIONIK ASLI TANGERANG.

Selain itu, masih ada kabar menggembirakan soal penelitian akar bajakah. Setelah heboh dengan segala kontroversinya, para siswa SMAN 2 Palangkaraya akhirnya mendapat apresiasi dari pemerintah. Pada Sabtu (17/8/2019), keduanya mendapat penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.



Sementara itu, polusi udara di Jakarta belakangan ini masih terus jadi perbincangan. Sebuah riset menyebut, warga ibukota diperkirakan kehilangan harapan hidup selam 2,3 tahun bila kualitas udara tidak membaik.

Perkiraan ini didapat dari hasil riset Energy Policy Institute at the University of Chicago (EPIC) berdasarkan data Air Quality Life Index (AQLI). Riset ini juga menyebut beberapa wilayah di Sumatera kehilangan usia harapan hidup hingga 5 tahun karena polusi.



Simak Video "Bangga! Ini Tangan Bionik Ciptaan Anak Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)