Jumat, 23 Agu 2019 08:38 WIB

Catat! 4 Kebiasaan yang Bisa Membahayakan Ginjalmu

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi ginjal. Foto: Thinkstock Ilustrasi ginjal. Foto: Thinkstock
Jakarta - Ginjal merupakan salah satu organ vital yang harus dijaga kesehatannya. Bagaimana tidak, ginjal berperan penting untuk menyaring zat-zat buangan (limbah) dalam tubuh, baik yang berasal dari makanan, obat-obatan, maupun zat beracun.

Selain membuang zat-zat buangan, ginjal juga berperan untuk menyaring kembali zat-zat yang dibutuhkan tubuh, seperti gula, natrium, asam amino, dan nutrisi penting lainnya.

Sayangnya, beberapa orang tidak menyadari bahwa ada kebiasaannya yang bisa membahayakan ginjal. Apa saja? Berikut detikHealth kutip dari HuffPost.



1. Merokok

Sudah bukan hal yang asing apabila rokok menjadi biang keladi dari berbagai macam masalah kesehatan. Bukan hanya dapat menyebabkan masalah pada paru-paru dan jantung, merokok juga dapat membuat seseorang memiliki protein di dalam urinenya atau disebut proteinuria.

Proteinuria merupakan tanda kerusakan ginjal. Apalagi pada orang yang memiliki faktor risiko penyakit ginjal, seperti pengidap diabetes dan hipertensi yang merokok cenderung mengalami kerusakan ginjal.

2. Banyak konsumsi gula

Tampaknya bagi sebagian orang gula merupakan asupan utama sehari-hari. Namun, gula bisa memiliki pengaruh yang cukup mengejutkan. Kebanyakan gula bisa menyebabkan diabetes dan obesitas, yang keduanya merupakan faktor risiko penyakit ginjal.

Cobalah untuk mengurangi konsumsi gula, baik pada makanan maupun minuman. Bukan hanya mengamankan fungsi ginjal, tapi kamu juga bisa menjaga berat badan dengan mengurangi gula.



3. Kebanyakan garam

Makan makanan tinggi sodium seperti garam dapat meningkatkan tekanan darah. Sementara tekanan darah tinggi dapat merusak ginjal dari waktu ke waktu, bahkan merupakan penyebab utama dari gagal ginjal.

Kementerian Kesehatan telah menyarankan konsumsi garam per hari hanya sekitar 6 gram atau 1 sendok teh. Jadi, jangan lebih dari anjuran ya!

4. Minum obat penghilang sakit dalam jangka waktu lama

Penggunaan obat pereda nyeri tertentu dengan dosis tinggi dalam jangka waktu panjang dapat memiliki efek berbahaya pada jaringan dan struktur ginjal. Obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas tanpa resep dapat merusak dan mengurangi aliran darah ke ginjal.



Simak Video "Fakta-fakta Seputar Batu Ginjal yang Diidap Dorce Gamalama"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)