Rabu, 28 Agu 2019 06:30 WIB

Soal Fasilitas untuk Hidup Sehat, Ibu Kota Baru Bisa Belajar dari Denmark

Michelle Natasya - detikHealth
Kopenhagen menyediakan banyak sekali fasilitas olahraga di tempat-tempat umum. Pull up bar di tepi kanal ini misalnya. (Foto: Uyung/detikHealth) Kopenhagen menyediakan banyak sekali fasilitas olahraga di tempat-tempat umum. Pull up bar di tepi kanal ini misalnya. (Foto: Uyung/detikHealth)
Jakarta - Menurut data International Diabetes Federation (IDF) tahun 2017, Indonesia menduduki peringkat ke 6 dengan jumlah pengidap diabetes tertinggi di dunia. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 juga menunjukkan pravelensi diabetes di Indonesia meningkat menjadi 8,5 persen dari sebelumnya 6,9 persen di tahun 2013.

Untuk mencegah diabetes, pola hidup sehat perlu dimulai sejak dini. Sebagai salah satu negara dengan tingkat pravelensi diabetes yang rendah, Denmark bisa menjadi acuan bagi Indonesia untuk memulai pola hidup sehat.

"Di Denmark mempromosikan gaya hidup sehat menjadi hal yang penting. Seperti contoh di Kopenhagen, anggota dewan pergi kerja setiap hari menggunakan sepeda," kata H.E. Rasmus Abildgaard Kristensen, Duta Besar Denmark di Indonesia, saat ditemui detikHealth di Balai Kota, Selasa (27/8/2019).



Banyaknya jalur khusus sepeda membuat kota tersebut bagaikan surga bagi para pegowes.Banyaknya jalur khusus sepeda membuat kota tersebut bagaikan surga bagi para pegowes. Foto: AN Uyung Pramudiardja/detikHealth


Menurut Rasmus pengembangan infrastruktur yang layak dapat meningkatkan pola hidup sehat masyarakat. Seperti pengembangan ruang hijau terbuka di Indonesia, pengembangan sarana dan prasarana transportasi umum, dan membuat jalan trotoar yang layak untuk pejalan kaki.

"Di Indonesia terkadang di trotoar banyak mobil dan sepeda motor parkir, akhirnya sulit untuk berjalan kaki. Ini yang harus diubah. Kalau orang dikasih kemudahan untuk berjalan kaki, pasti orang akan melakukannya," kata Rasmus.

Jalur khusus untuk sepeda membentang di segala penjuru Kota Kopenhagen.Jalur khusus untuk sepeda membentang di segala penjuru Kota Kopenhagen. Foto: Uyung/detikHealth


Menurutnya, masyarakat Denmark biasa menggunakan transportasi umum dan berjalan kaki. Pembangunan infrastruktur yang layak seperti MRT dan Transjakarta sudah cukup membantu dalam membiasakan diri memulai pola hidup sehat.

Rasmus mengingatkan masyarakat untuk terus membiasakan pola hidup sehat. Menurutnya, pola hidup sehat tidaklah sulit. Kita tidak perlu berlari selama sejam setiap hari, cukup dengan berjalan kaki selama 30 menit per hari. Jadikanlah berjalan kaki dan olahraga sebagai kebiasaan baru yang menyehatkan.

Pejalan kaki juga sangat dimanjakan.Pejalan kaki juga sangat dimanjakan. Foto: AN Uyung Pramudiarja/detikTravel




Simak Video "Kenalan Lebih Dekat dengan Fisioterapi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)