Rabu, 28 Agu 2019 19:20 WIB

Ternyata Ini Asal Mula Ada Mitos Bola Mata Bisa Keluar karena Hipertiroid

Michelle Natasya - detikHealth
Ilustrasi tiroid. Foto: Thinkstock Ilustrasi tiroid. Foto: Thinkstock
Jakarta - Mitos-mitos tentang berbagai penyakit seringkali bermunculan dan membuat penderitanya semakin resah. Tidak terkecuali mitos-mitos tentang penyakit tiroid.

Terdapat beberapa mitos terkait penyakit tiroid yang bertebaran di masyarakat seperti tiroid yang dapat menyebabkan kelumpuhan sampai bola mata copot bagi penderita Grave's Disease, gangguan pada sistem imun yang menjadi penyebab umum Hipertiroid.

Terkait tiroid yang dapat menyebabkan kelumpuhan, dr Muhammad Ikhsan Mokoagow, M.Med.Sci, Sp.PD - FINASIM, dokter spesialis penyakit dalam di RS Pondok Indah Puri Indah menjelaskan bahwa kelumpuhan akibat tiroid ini bisa saja terjadi bagi pengidap Hipertiroid, yaitu kondisi di mana hormon tiroid yang dihasilkan seseorang banyak jumlahnya. Namun, kelumpuhan hanya terjadi sesaat, bukan kelumpuhan yang permanen. Sindrom ini disebut dengan kelumpuhan Thyrotoxic Periodik.

"Kalau kelumpuhan otot sesaat bisa. Karena kalau orang Hipertiroid itu ototnya terganggu untuk menggunakan energi sehingga dia jadi lemes tapi dia nanti bisa normal lagi," jelas dr Ikhsan.



Terkait dengan mitos penderita Grave's Disease yang bola matanya berisiko copot keluar, dr Ikhsan menjelaskan memang bagi penderita Grave's Disease, autoimun tidak hanya merangsang kelenjar tiroid namun juga menyebabkan perubahan struktur di mata sehingga bola mata kedorong ke depan. Tapi tenang saja, bola mata penderita Grave's Disease tidak akan sampai copot keluar.

"Memang mata penderita Grave's Disease jadi lebih besar dan menonjol. Tapi tidak sampai copot keluar," pungkas dr Ikhsan.



Simak Video "Sering Diremehkan, Gondongan Bisa Berakibat Mandul pada Pria"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)