Kamis, 29 Agu 2019 19:12 WIB

Payudara Tak Kencang Lagi, Gara-gara Menyusui? Ini Kata Lula Kamal

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Lula Kamal pada agenda STOVIA. (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth) Lula Kamal pada agenda STOVIA. (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Jakarta - Sebagian dari perempuan beranggapan bahwa menyusui dapat menyebabkan payudara turun atau 'kendor'. Kenyataannya, hal tersebut tidak saling berkaitan.

Lula Kamal, seorang publik figure sekaligus dokter ini mengatakan keadaan tersebut tidak ada hubungannya. Bentuk payudara tidak akan cantik lagi itu bukan karena menyusui.

"Ini nih yang banyak jadi alasan ibu-ibu wanita karier nggak mau nyusuin. Katanya bisa bikin payudara tidak cantik lagi. Padahal mah ya payudara kita ini akan mengendur saat umur kita 40 tahun ke atas," jelasnya saat di temui di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019).


Lula menjelaskan, membesar dan mengecilnya payudara disebabkan adanya proses kehamilan. Karena asupan yang banyak, membuat payudara membesar.

"Payudara kita itu kan besar karena ada lemak di dalamnya. Jika lemak itu menghilang, kira-kira di umur 40 tahun ke atas itulah payudara kita akan menurun atau 'kendor'. Jadi ngga ada urusannya deh sama ngasih ASI," kata Lula.

Berdasarkan hal itu, Lula berharap dengan Ia menjelaskan ini, tidak ada lagi perempuan atau ibu yang tidak mau memberikan ASI ekslusif pada anaknya, dengan alasan kecantikan payudara.

"Semoga dengan penjelasan ini tidak ada lagi ya yang alasan nggak mau menyusui karena takut payudaranya 'kendor'. Karena menyusui itu bnyak manfaatnya, terutama untuk mencegah kanker payudara," ujarnya.

"Kecuali ibunya sakit dan ngga bisa menyusui, itu beda ceritanya ya," imbuhnya.



Simak Video "Bunda, ASI Eksklusif Bisa Lindungi Anak dari Kanker Darah"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)