Kamis, 05 Sep 2019 13:51 WIB

Vape Dikaitkan Juga dengan Lipoid Pneumonia, Paru-paru Tersumbat Lemak

Michelle Natasya - detikHealth
Vape dikaitkan dengan kerusakan paru (Foto: iStock) Vape dikaitkan dengan kerusakan paru (Foto: iStock)
Topik Hangat Vape Vs Pneumonia
Jakarta - Vape tengah menjadi perbincangan publik sejak ratusan remaja di Amerika dilaporkan kolaps akibat penggunaan rokok elektronik tersebut. Tidak hanya penyakit paru-paru, kejang, dan kematian, saat ini vaping juga dikaitkan dengan jenis pneumonia parah yaitu lipoid pneumonia.

Dikutip dari Health.com, seorang perempuan asal Utah, Aubree Butterfield (25) didiagnosis menderita lipoid pneumonia pada bulan Juli lalu akibat penggunaan vape. Lipoid pneumonia merupakan jenis infeksi langka yang disebabkan oleh lipid (cairan asam lemak) yang masuk ke paru-paru.

"Hari di mana mereka akhirnya mendiagnosis saya dengan lipoid pneumonia. Apa yang menyebabkan ini? Vaping. Vaping hampir membunuhku," tulis Aubree di laman Facebooknya.

Aubree bukan orang pertama yang menderita lipoid pneumonia akibat vaping. Tahun lalu dilaporkan bahwa seorang wanita muda dirawat di rumah sakit karena gagal pernapasan. Ia juga menderita lipoid pneumonia akibat vaping.



Menurut Rumah Sakit dan Klinik Kesehatan Universitas Utah yang merawat Aubree, lipoid pneumonia sebelumnya dikaitkan dengan obat pencahar berbasis minyak dan aspirasi atau inhalasi tanpa sengaja. Tetapi saat ini, lipoid pneumonia juga dikaitkan dengan penggunaan vape.

Menurut Andrew Freeman, MD, seorang ahli paru dari universitas Kesehatan Utah, pada vape minyak yang terkandung dalam kartrid uap dipanaskan untuk menghasilkan uap. Dalam uap tersebut mungkin terdapat tetesan lipid aerosol kecil yang terhirup.

"Ketika tetesan lipid dihirup ke paru-paru dalam jumlah yang besar, mereka dapat menyebabkan iritasi dan kerusakan paru-paru yang mengarah ke kondisi yang disebut lipoid pneumonia," kata dr. Freeman.

Lipoid pneumonia dapat menyebabkan nyeri dada, kesulitan bernapas, batuk kronis, dan batuk darah yang mirip dengan beberapa gejala pneumonia bakteri. Jika tidak diobati, lipoid pneumonia bisa berakibat fatal sampai kematian.

"Jika Anda tidak pernah merokok atau menggunakan produk tembakau atau rokok elektronik lainnya, jangan mulai," saran Pusat Pengendalian dan pencegahan Penyakit (CDC) Amerika.



Simak Video "Amankah Rokok Elektrik Digunakan?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Vape Vs Pneumonia