Kamis, 05 Sep 2019 18:50 WIB

Waspada! Kandungan Steroid dalam Pemutih Instan Bisa Merusak Kulit

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Imbauan dr Mita soal lotion pemutih (Foto: dr Mita, SpKK) Imbauan dr Mita soal lotion pemutih (Foto: dr Mita, SpKK)
Jakarta - Perempuan pastinya sangat tergiur ingin memiliki kulit yang putih seperti artis-artis Korea dengan waktu yang singkat. Berbagai produk digunakan untuk mewujudkan impian itu, mulai dari perawatan hingga lotion yang banyak di promosikan para selebgram.

Namun, kenyataannya produk itu bukannya memutihkan malah merusak kulit. Hal ini serupa dengan postingan yang diunggah dalam Instagram Stories milik salah satu dokter spesialis kulit, dr Mita. Dokter dengan nama lengkap dr Listya Paramita, SpKK tersebut menjelaskan bahwa kerusakan kulit disebabkan karena adanya kandungan steroid dalam lotion pemutih yang digunakan.



Steroid merupakan salah satu obat penyakit kulit yang harus digunakan sesuai dengan anjuran dokter. Jenis dari steroid sendiri sangat banyak, mulai dari clobetasole propionate, mometasone, fluocinolon acetonide, hydrocortisone, desonide, betametasone, triamcinolone acetonide, hingga desoximetasone.

"Steroid itu sebenarnya obat penyakit kulit legal yang beredar di Indonesia. Tetapi tidak boleh dicampur-campur sembarangan, apalagi dalam lotion pemutih," jelas dr Mita pada detikhealth, Kamis (5/9/2019).

Penggunaan lotion yang mengandung steroid dapat membuat kerusakan kulit yang permanen. Salah satunya adalah striae atrofi atau stretch mark pada kulit yang melebar dan berkerut.

"Jika sudah terjadi striae atrofi seperti yang saya share di instagram story saya itu bersifat irreversible. Artinya, tidak akan bisa sembuh atau keadaan kulitnya tidak akan kembali seperti semula," ujarnya.

"Pemakaian steroid harus berdasarkan anjuran dokter. Namanya obat kan, kalau dipakai tidak sesuai anjuran dokter akan timbul efek samping seperti itu," imbuh dr Mita.

dr Mita menghimbau, untuk para perempuan yang menginginkan kulit yang putih, selalu waspada dalam menentukan produk lotion yang akan digunakan. Pastikan komposisi produk tersebut aman dan sudah diregistrasi secara resmi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).



Simak Video "Komitmen Ikatan Dokter Indonesia di HUT ke-69"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)