Jumat, 06 Sep 2019 18:32 WIB

Transplantasi Kornea Tak Bisa Sembuhkan Kebutaan Karena Malnutrisi

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi mata (Foto: thinkstock) Ilustrasi mata (Foto: thinkstock)
Jakarta - Kebutaan karena malnutrisi yang disebabkan karena konsumsi junk food yang berlebihan oleh remaja di Inggris menjadi pelajaran bagi banyak pihak. Peran orang tua sangat penting untuk mengontrol makanan yang dikonsumsi oleh anak agar kejadian serupa tak berulang. Sebab, mata yang buta karena malnutrisi tak bisa lagi sembuh meski transplantasi kornea.

"Kalau sudah saraf mata yang kena, dia sudah nggak bisa lagi kembali normal," sebut spesialis mata dr Damara Andalia, SpM, dari Jakarta Eye Center (JEC) Kedoya, Jakarta Barat, kepada detikHealth, Jumat (8/9/2019).

"Meski transplantasi kornea, sudah tidak bisa. Karena ini kan kenanya di saraf, jadi kayak kabelnya untuk mesin terputus, nggak bisa lagi disambung," sambungnya.



Mengutip The Guardian, remaja yang kini berusia 19 tahun tahun itu disebut hanya mengonsumsi keripik, sosis, ham, dan makanan olahan lainnya karena mengalami gangguan ARFID atau avoidant-restrictive food intake disorder sehingga tidak menyukai rasa dan tekstur buah juga sayuran.

Untuk menghindari kasus lainnya, dr Damalia berharap agar orang tua tidak memanjakan anak dengan membiarkannya makan sembarangan. Tetap beri asupan sayur dan buah dan menjalankan pola makan sehat setiap hari.

"Kasian kan, jadi pokoknya kalau anak nggak suka makan sayur dan buah, paksain aja. Kan ini untuk kebaikan. Jadi makan harus gizi seimbang," pungkasnya.



Simak Video "Cara Jaga Kesehatan Mata saat Gunakan Gadget"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)