Minggu, 08 Sep 2019 07:00 WIB

Cairan Miss V Normalnya Jernih, Waspadai Bila Muncul Warna Berikut

Rosmha Widiyani - detikHealth
Warna cairan Miss V menunjukkan status kesehatan (Foto: thinkstock) Warna cairan Miss V menunjukkan status kesehatan (Foto: thinkstock)
Jakarta - Cairan vagina atau vaginal discharge dikeluarkan kelenjar kecil di vagina dan leher rahim. Cairan ini keluar tiap hari untuk menghilangkan sel yang sudah tua dan rusak, sehingga sistem reproduksi selalu bersih dan sehat.

Warna dan jumlah cairan vagina yang diproduksi tiap hari bisa sangat berbeda. Konsistensi dan jumlahnya bergantung kondisi tiap wanita tiap hari.



Dikutip dari Medical News Today, berikut kondisi wanita yang ditandai dengan warna cairan vagina.

1. Bening

Cairan yang bening tanpa bau menandakan seorang wanita dalam kondisi baik. Namun bisa juga menadai ketidakseimbangan hormon, misal terjadi proses pembuahan atau kehamilan.

2. Putih

Warna putih juga menandai kondisi vagina yang sehat. Namun sebaiknya mulai waspada infeksi jamur, terlebih bila Miss V mulai terasa gatal.

3. Kuning hingga kehijauan

Dengan keluarnya cairan dengan warna ini, wanita harus segera berkonsultasi ke dokter. Warna ini mengindikasikan infeksi menular seksual, sehingga harus ditangani secepatnya.



4. Merah

Warna darah ini biasa keluar saat wanita sedang mengalami siklus bulanan. Warna ini juga menandai adanya infeksi, polip, atau kanker pada leher rahim atau rahim.

5. Pink

Wanita juga wajib waspada jika cairan vagina yang keluar berwarna pink. Warna ini menandai adanya perdarahan di leher rahim, iritasi pada vagina, atau implantation bleeding.

6. Abu-abu

Cairan vagina abu-abu jangan sampai diabaikan wanita. Abu-abu mengindikasikan vagina yang terinfeksi bakteri. Wanita harus seger berkonsultasi ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.



Simak Video "Bukan Tren, Peremajaan Miss V Itu Kebutuhan!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)