Senin, 09 Sep 2019 11:48 WIB

Pertama Kalinya Studi Sebut Daging Ayam Berkaitan dengan Risiko Kanker

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi daging ayam. Foto: iStock Ilustrasi daging ayam. Foto: iStock
Jakarta - Biasanya, risiko tinggi kanker dikaitkan dengan konsumsi daging-dagingan merah. Namun sebuah penelitian yang dilakukan para peneliti Oxford University menemukan kaitan risiko kanker dengan konsumsi daging putih, seperti ayam.

Penelitian ini melacak 475.000 warga Inggris paruh baya dari tahun 2006 hingga 2014. Para peneliti menganalisis pola makan dan penyakit yang dikembangkan. Hasilnya, ada sekitar 23.000 orang yang mengembangkan penyakit kanker.

Untuk pertama kalinya, para peneliti mengatakan bahwa konsumsi ayam dikaitkan dengan kemungkinan risiko lebih tinggi terkena kanker limfoma non-Hodgkin, dan juga meningkatkan kanker prostat pada pria.



"Asupan unggas secara positif terkait dengan risiko melanoma ganas, kanker prostat, dan limfoma non-Hodgkin," kata peneliti dikutip dari The Sun.

Namun, penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Epidemiology and Community Health tidak menjelaskan secara pasti apa kaitannya antara daging ayam dengan peningkatan risiko kanker, apa karena mengandung karsinogen atau metode memasak yang menjadi faktornya.

"Kaitan asupan unggas dengan kanker prostat dan limfoma non-Hodgkin masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut," tandas peneliti.



Simak Video "Bunda, ASI Eksklusif Bisa Lindungi Anak dari Kanker Darah"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)