Selasa, 10 Sep 2019 05:30 WIB

Round Up

Viral Emak-Emak Marah karena Dipanggil Nenek di KRL

Michelle Natasya - detikHealth
Gara-gara dipanggul nenek, seorang ibu marah-marah di KRL (Foto: viral) Gara-gara dipanggul 'nenek', seorang ibu marah-marah di KRL (Foto: viral)
Topik Hangat Ngamuk Dipanggil Nenek
Jakarta - Viral di media sosial Twitter sebuah video berdurasi 44 detik yang menampilkan seorang ibu marah-marah di KRL. Ibu yang merasa belum cukup tua itu tersingggung karena dipanggil nenek oleh perempuan di sebelahnya. Video tersebut sudah di-retweet sebanyak 1.645 kali.

Ternyata, insiden salah panggil juga sering terjadi dalam keseharian. Tidak cuma perempuan yang mengalami, pria pun menghadapi masalah yang sama. Dampaknya pun tidak berbeda, sama-sama tersinggung walau kadarnya mungkin berbeda-beda. Bagi beberapa orang, usia memang bisa menjadi topik yang sangat sensitif.

"Beberapa kali (dipanggil) 'Pak' tapi lebih formal, kayak misalnya ada event atau customer service. Kalau di mall atau hotel juga," kata Abel Pramudya, mahasiswa semester 5 di Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Serpong.



Linda Setiawati, M.Psi, seorang psikolog dari Personal Growth mengatakan bahwa stereotipe yang dilekatkan pada orang tua seperti tidak menarik lagi, kesehatan dan kemampuan menurun, dan tidak berdaya, bisa menjadi penyebab seseorang merasa sensitif jika dianggap tua.

Beberapa orang memang bisa menjadi lebih sensitif terkait sebutan atau hal tertentu yang disampaikan terkait dirinya. Hal ini dipengaruhi oleh latar belakang masing-masing individu dan pengalaman masa lalu yang berbeda yang dimiliki setiap orang.

Merasa sensitif terkait sebutan panggilan boleh saja. Namun, Linda berpesan ada baiknya saat menyampaikan ketidaksukaan atau ketidaksetujuan, bisa belajar untuk mengomunikasikannya dengan cara yang lebih asertif. Menyampaikan perasaan dan hal yang tidak disukai menggunakan bahasa yang sopan serta disampaikan dalam kondisi yang tenang.

"Seperti contoh 'mohon maaf, tetapi saya kurang suka dengan cara Anda memanggil saya. Lebih baik Anda memanggil saya... terima kasih'," kata Linda.



Dalam wawancara terpisah, Nuzulia Rahma Tristinarum, Praktisi psikolog keluarga, mengatakan yang paling aman untuk memanggil orang lain yang kita tidak yakin usianya adalah dengan sebutan kakak atau mba/mas atau ibu/bapak. Karena dalam tingkatan panggilan, sebutan ini berada di tengah-tengah.

Pada perempuan khususnya, selain masalah usia, masalah berat badan dan segala hal yang berhubungan dengan penampilan bisa menjadi topik yang sangat tabu untuk diperbincangkan. Menurut Nuzulia, wanita cenderung lebih peduli soal penampilan dibandingkan laki-laki karena 2 hal yaitu :

1. Ada yang namanya fitrah perempuan yang memang senang pada hal hal yang bisa membuat cantik

2. Sejak kecil anak perempuan sudah diperlakukan berbeda dalam hal penampilan. Ada dandanan khusus untuk perempuan.

"Selama itu dalam porsi yang normal dan wajar, tentu hal ini tidak masalah. Namun kalau porsinya berlebihan artinya ada yang tidak benar pada proses psikologisnya," pungkasnya.



Simak Video "Viral Cerita Karyawan Sakit Leher Menahun Karena Kelamaan Kerja"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Ngamuk Dipanggil Nenek