Jumat, 13 Sep 2019 18:47 WIB

Thareq Habibie Selalu Pakai Penutup Mata Karena Glaukoma, Penyakit Apa Itu?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Thareq Kemal dengan penutup matanya. Foto: Antara Foto Thareq Kemal dengan penutup matanya. Foto: Antara Foto
Jakarta - Netizen bertanya-tanya soal penampilan putra bungsu almarhum BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie yang selalu memakai penutup mata. Kakaknya, Ilham Habibie pun menjawab rasa penasaran netizen.

"Oh dia kena glaukoma karena dia dulu pernah ada sakit gula. Glaukoma adalah ya buta," kata Ilham, seperti diberitakan detikcom, Jumat (13/9/2019).

Dikutip dari beberapa sumber, glaukoma merupakan kerusakan saraf mata yang menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan. Kerusakan tersebut diakibatkan adanya tekanan di dalam bola mata yang sangat tinggi karena berbagai sebab. Karena yang rusak adalah saraf, maka kebutaan pasien glaukoma bersifat permanen.

Menurut keterangan American Academy of Ophthalmology (AAO) ada beberapa faktor yang bisa jadi risiko glaukoma mulai dari usia tua di atas 40 tahun, punya rabun jauh atau dekat, ada sejarah keluarga, tekanan darah tinggi, diabetes, hingga penggunaan obat jangka panjang.



Menurut ahli mata Dr dr Virna Dwi Oktariana, SpM (K) dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), glaukoma tentunya bisa sembuh sehingga penglihatan bisa kembali berfungsi. Prinsip pengobatan adalah mengontrol tekanan dalam bola mata sehingga bisa di kisaran 10-20 mmHg. Hal ini bisa dilakukan dengan pemasangan implan atau konsumsi obat-obatan bergantung kondisi pasien.

Sementara menurut dr Pinto Pulungan dari Rumah Sakit Mata, Sumatera Eye Center (SMEC), penanganan medis untuk glaukoma bisa dilakukan dengan cara diberikan obat-obat untuk menurunkan tekanan bola mata hingga bisa kembali normal. Bila tidak tercapai angka normal, bisa dilakukan operasi.

"Bisa lakukan tindakan dengan sinar laser, operasi, yang sesuai kebutuhan untuk mencapai angka normal tadi. Makin normal dia, kebutaannya makin lama. Karena dia kan tidak akan mungkin sembuh. Kita lakukan penurunan tekanan untuk memperpanjang penglihatan dia," pungkasnya.



Simak Video "Kisah Inspiratif Pemuda Tunanetra Jadi Peselancar Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)