Selasa, 17 Sep 2019 06:01 WIB

6 Penyebab Jantung Berdebar Saat Bangun Tidur dan Cara Mengatasinya (2)

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Tidur berkualitas seharusnya tidak membuat jantung berdebar saat terbangun (Foto: thinkstock)
Jakarta - Terbangun dengan jantung berdebar rasanya memang tidak nyaman. Sebagian besar jantung berdebar saat bangun tidur disebabkan karena mimpi buruk, namun bisa juga karena hal-hal lain.

Mulai dari diabetes hingga hipertiroid, bahkan kurang tidur, bisa membuatmu berdebar saat bangun tidur pagi ini. Dikutip dari Health Line, berikut 6 alasan di antaranya:



1. Diabetes

Diabetes menyebabkan naiknya kadar gula darah, yang bisa merusak dinding arteri dan menyebabkan denyut jantung dan tekanan darah meningkat. Jika kamu pengidap diabetes, mungkin karena itu kamu terbangun dengan jantung berdebar-debar. Jangan lupa untuk selalu pantau dan periksakan ke dokter.

Cara mengatasi: segera kontrol ke internis untuk mendapat pengobatan yang sesuai.

2. Hipoglikemia (gula darah rendah)

Denyut jantung yang tinggi selain disebabkan karena gula darah yang naik juga bisa disebabkan oleh gula darah yang rendah. Misalnya saja, semalam kamu lupa makan malam sehingga menyebabkan gula darah turun. Gejala lainnya selain bangun dengan jantung berdebar adalah pusing, perubahan mood, dan sulit konsentrasi.

Cara mengatasi: jaga pola makan, jangan sampai terlambat.

3. Mimpi buruk atau demam

Mimpi buruk atau demam bisa membuatmu terbangun dengan jantung berdebar, apalagi jika kamu terbangun di tengah malam. Menenangkan diri bisa menjadi solusi yang baik untuk melambatkan denyut jantung. Dan perubahan suhu pada tubuh bisa memicu proses tubuh untuk mengatur ulang suhunya, salah satunya menyebabkan denyut jantung meningkat serta rasa menggigil.

Cara mengatasi: mengelola stres agar tidak sampai terbawa mimpi.

4. Hipertiroid

Hipertiroid merupakan kondisi yang terjadi saat kelenjar tiroid memproduksi terlalu banyak hormon thyroxine. Hormon ini dapat mempercepat metabolisme dan menyebabkan denyut jantung yang tidak beraturan dan juga berat badan yang mendadak menurun drastis.

Cara mengatasi: periksakan ke dokter untuk mendapat pengobatan yang sesuai.

5. Kurang tidur

Dengan tuntutan pekerjaan di zaman modern kini, kurang tidur menjadi suatu hal yang tak lagi asing. Dan juga banyak riset yang membuktikan bahwa kurang tidur bisa menyebabkan kamu terbangun dengan jantung berdebar. Setidaknya targetkan untuk tidur tujuh hingga delapan jam tiap malam. Kurang tidur juga bisa menyebabkan masalah konsentrasi, pusing, dan ngantuk di siang hari.

Cara mengatasi: sempatkan untuk curi-curi waktu tidur di waktu senggang.

6. Dehidrasi

Dehidrasi disebabkan karena tubuh kehilangan banyak cairan. Saat tubuh kekurangan cairan, sel-sel dan organ tidak dapat berfungsi secara benar. Dehidrasi bisa ringan atau akut, dan jika tak segera ditangani bisa menyebabkan komplikasi serius. Minumlah setidaknya delapan gelas per hari agar menghindari dehidrasi dan tidak membuatmu terbangun dengan jantung berdebar.

Cara mengatasi: minum air putih kurang lebih 8 gelas sehari.

Yuk daftar Jakarta Heart Bike 2019 untuk membantu jantungmu semakin sehat dan tak lagi terbangun dengan jantung berdebar, dengan klik linknya di sini.



Simak Video "Bersama Ensure Membuat Olahan Dasar Cokelat yang Sehat "
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)