Rabu, 25 Sep 2019 12:39 WIB

Mayoritas Demonstran di RSPP Korban Gas Air Mata, Ada yang Histeris

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Sebagian demonstran dirawat di RSPP (Foto: Alfons/detikcom)
Jakarta - Sebagian besar dari korban demo yang datang ke RS Pusat Pertamina (RSPP) pada Selasa (24/9/2019) merupakan korban gas air mata. Dari 90 orang total korban, tidak ada yang terindikasi trauma psikis, namun sebagian besar mengalami histeris.

Kepala Manajemen Bisnis RSPP Agus W Susetyo, SKM, MM mengatakan tidak ada jumlah pasti korban yang histeris. Korban histeris sebagian besar karena terkena gas air mata.

"Iya itu cukup ditangani dengan dokter emergensi aja, kemarin langsung ditangani. Karena histerical itu mahasiswa antara ketakutan sama emosinya yang tinggi untuk menyampaikan aspirasi. Emosionalnya dsitu," ujarnya usai konferensi pers, Rabu (25/9/2019).



Penanganan yang dilakukan adalah pemberian oksigen, air minum, dan pendampingan oleh dokter. Korban pun bisa langsung dipulangkan.

Hanya ada 3 pasien yang dirawat karena trauma benda tumpul. Mayoritas sisanya merupakan pasien yang terkena dampak gas air mata yang merasakan sesak napas dan mata perih, bukan karena luka.



Simak Video "Daya Tampung RSPP untuk Pasien Corona Nyaris Penuh, Begini Kondisinya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)