Rabu, 25 Sep 2019 14:42 WIB

Mahasiswa Al-Azhar Faisal Amir Alami Perdarahan Otak, Kenali Penyebabnya

Rosmha Widiyani - detikHealth
Bentrok tak terhindarkan (Foto: Rifkianto Nugroho) Bentrok tak terhindarkan (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta - Seorang mahasiswa bernama Faisal Amir dari Universitas Al-azhar disebut mengalami perdarahan otak, usai aksi demo pada Selasa (24/9/2019). Faisal lantas menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Pelni.

"Pasien tersebut datang pada pukul 19.00 WIB malam ke IGD Rumah Sakit Pelni, diantar oleh yang diketahui adalah temannya ada beberapa petugas ataupun pegawai yang bertugas di area proyek. Pasien tersebut ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan kemudian langsung dibawa ke Rumah Sakit Pelni," ujar Kepala Rumah Sakit Pelni Dr Dewi Fankhuningdyah.

Dikutip dari detikcom, Faisal mengalami pendarahan di otak dan retak tulang di bagian kepala. Faisal juga mengalami patah di bahu kanan serta memar di bagian dada, tangan, dan lengan kanan.



Menurut dokter ahli saraf Dr dr Yetty Ramli, SpS(K), dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM), perdarahan otak adalah segala kondisi yang menyebabkan keluarnya darah pada organ tersebut. Perdarahan bisa terjadi karena stroke, tumor, kecelakaan, dan terkena benda tumpul.

"Otak ini ada di dalam cairan. Jika terjadi benturan atau sebab lain, pembuluh darah dalam otak berisiko pecah. Darah yang keluar tidak punya ruang dalan tulang tengkorak, karena sudah terisi otak dan cairannya. Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tekanan intrakranial yang bisa berisiko buruk bagi pasien," kata dr Yetty pada detikcom.

Perdarahan bisa terjadi di dalam atau luar jaringan otak. Keduanya berisiko mengakibatkan pasien kehilangan kesadaran, kejang, atau mengalami kondisi kelemahan lainnya. Biasanya dokter akan melakukan CT-Scan dan penilaian kesadaran pada pasien terlebih dulu, sebelum mengambil tindakan untuk menghentikan pendarahan dan menurunkan tekanan dalam otak (intrakranial).



Simak Video "Menu Diet ala Korea Ini Bisa Cegah Diabetes Loh!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)