Minggu, 29 Sep 2019 12:50 WIB

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Jalani Sedot Lemak Seperti Salmafina

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Foto: Palevi S/detikFoto Foto: Palevi S/detikFoto
Jakarta - Salmafina Sunan belum lama ini menjalani operasi liposuction atau sedot lemak. Prosedur ini biasanya digunakan untuk meningkatkan penampilan daripada memberi manfaat kesehatan fisik.

Sama seperti prosedur operasi bedah lainnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan liposuction. Sebelum operasi, pasien perlu menjalani beberapa tes kesehatan untuk memastikan mereka layak operasi. Beberapa syarat lainnya seperti:

- Bagi yang menggunakan obat-obatan tertentu seperti antiinflamasi dan aspirin harus berhenti minum setidaknya 2 minggu sebelum operasi
- Wanita akan diminta untuk berhenti minum pil kontrasepsi. Pasien anemia akan diwajibkan mengonsumsi suplemen zat besi.
- Pasien harus menandatangani sejumlah dokumen persetujuan yang menegaskan bahwa mereka sepenuhnya menyadari risiko, manfaat, dan kemungkinan alternatif untuk prosedur ini.


Pasien akan merasakan nyeri dan sakit, bengkak dan memar. Mereka juga akan disarankan beristiragat beberapa hari, bahkan minggu sebelum melanjutkan aktivitas.

Setelah sedot lemak, pembengkakan akan mereda dalam beberapa minggu. Dalam beberapa bulan, perkiraan area yang mendapat sedot lemak akan terlihat lebih ramping.

Tak jarang, operasi pembedahan seperti ini bisa salah dan mungkin hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Ingat untuk menghubungi klinik tempat operasi sesegera mungkin jika merasakan sakit yang parah atau gejala tidak terduga.



Simak Video "Merasa Jadi Korban Malapraktik Liposuction, Irene Tempuh Jalur Hukum"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/frp)