Minggu, 29 Sep 2019 19:35 WIB

Konsumsi Serat 7 Gram/Hari, Turunkan Risiko Sakit Jantung 9%

Faidah Umu Sofuroh - detikHealth
Foto: dok nestle
Jakarta - Penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi (12,9%) di Indonesia, bersama dengan stroke dan hipertensi. Data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menunjukkan bahwa penyakit jantung koroner mulai menyerang kelompok usia yang lebih muda, yaitu 25-29 tahun.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Johan Winata mengatakan, beberapa faktor utama penyebab tingginya penyakit jantung di Indonesia adalah gaya hidup tidak sehat. Seperti kurangnya aktivitas fisik (33,5%), serta rendahnya konsumsi buah dan sayur (95,5%). Selain itu, tingginya tingkat stres di kalangan usia 30-an juga turut meningkatkan risiko penyakit jantung.


"Penelitian menunjukkan dengan mengonsumsi serat pangan sebanyak tujuh gram sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 9%. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan jantung, disarankan untuk memperbanyak konsumsi serat, mengurangi asupan lemak jenuh dan trans-fat, dan beraktivitas fisik secara rutin," anjurnya dalam keterangan tertulis, Minggu (29/9/2019).

Pakar Kesehatan dan Kebugaran, Jansen Ongko menjelaskan, salah satu cara bijak mengelola stres dan menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin berolahraga.

"Untuk usia 30-an, saya menyarankan untuk memilih jenis olahraga yang disukai dan sesuai dengan kebutuhan. Lakukan olahraga bersama dengan orang terdekat untuk menambah motivasi. Olahraga yang saya sarankan yaitu olahraga aerobik seperti berenang, bersepeda, berlari, senam lantai atau zumba. Selain itu, bisa
juga memilih olahraga anaerobik seperti angkat beban," jelasnya.

Sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di bidang food and beverage, Nestle ingin berkontribusi lebih terhadap kesehatan masyarakat Indonesia. Hal itu diungkapkan oleh Business Executive Officer Dairy Nestlé Indonesia, Windy Cahyaning Wulan.

Ia memperkenalkan Nestlé ACTICOR, minuman mengandung susu, diperkaya Inulin dari Chicory dan Beta Glucan dari Oats yang merupakan serat pangan larut dan telah teruji secara klinis mampu membantu menurunkan kadar kolesterol yang menjadi salah satu pemicu sakit jantung.

"Nestlé ACTICOR juga mengandung vitamin B1 dan B2 yang berperan sebagai koenzim perub ahan karbohidrat menjadi energi.Tersedia dalam empat rasa unik, yaitu alpukat, pisang, cokelat dan green-tea latte, Nestlé ACTICOR sebaiknya dikonsumsi sebanyak dua kali sehari setelah makan untuk hasil yang signifikan," jelasnya.

Untuk memperkenalkan Nestlé ACTICOR, lanjutnya, Nestlé Indonesia mengadakan gerakan #ListenToYourHeart yang bertujuan mengajak konsumen muda, khususnya yang memasuki usia 30 tahun, untuk mulai menerapkan gaya hidup sehat dan aktif. Gerakan ini merupakan wujud dukungan terhadap inisiatif pemerintah, yakni Gerakan
Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

"Germas mendorong perilaku sehat demi meningkatkan kualitas hidup dengan menerapkan pola makan sehat dan gaya hidup aktif," tambahnya.

Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia, yang dirayakan setiap tanggal 29 September, Nestlé ACTICOR menghadirkan beragam aktivitas olahraga yang bisa diikuti masyarakat secara gratis.


Nestlé ACTICOR juga menyediakan pemeriksaan kesehatan seperti penghitungan BMI, body age, tes kolesterol, gula darah dan tekanan darah di beberapa kota seperti Medan, Palembang, Jakarta dan Surabaya.

"Kami harap, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, khususnya kalangan usia 30-an, untuk mulai menjalani gaya hidup sehat dan aktif sedini mungkin, demi jantung yang sehat," tutupnya.

Simak Video "Kerja Tak Kenal Waktu, Ini Risikonya untuk Kesehatan!"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)