Joker merupakan musuh dari Batman yang mengidap gangguan mental, salah satunya skizofrenia akibat mengalami tekanan dari lingkungan.
Ghianina Yasira Armand, BSc Psychology, MSc Child Development, seorang ahli psikologi terapan dari Personal Growth, mengatakan bahwa skizofrenia merupakan gangguan mental yang ditandai dengan perilaku abnormal, pemikiran atau pengalaman yang tampaknya tidak berhubungan dengan dunia nyata, ucapan atau perilaku yang tidak teratur, dan penurunan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Kesulitan dalam berkonsentrasi dan memori terkadang muncul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Obat dapat membantu untuk mengurangi gejala-gejala psikotik seperit delusi dan halusinasi, sedangkan psikoterapi dapat membantu menangani gejala-gejala seperti kurangnya motivasi dan minat untuk interaksi sosial, dan lain-lain," terang Ghia saat dihubungi detikcom, Rabu (2/10/2019).
Menurut Ghia, terdapat beberapa penanganan psikoterapi yang dapat dilakukan. Berikut di antaranya:
- Psikoedukasi yang fokus terhadap edukasi mengenai penyakit skizofrenia
- Intervensi keluarga yang fokus pada pola komunikasi dan ekspresi emosi
- Terapi perilaku kognitif
- Terapi restrukturisasi kognitif
Penyebab umum seseorang mengidap skizofrenia belum diketahui pasti. Kombinasi antara genetik, faktor lingkungan, perubahan struktur dan interaksi pada otak mungkin berperan dalam munculnya gangguan mental ini.
(up/up)











































