Jumat, 04 Okt 2019 15:28 WIB

Pestisida Jadi Obat Kutu Rambut Pernah Makan Korban di Boyolali

Firdaus Anwar - detikHealth
Telur kutu yang menempel di sehelai rambut manusia. (Foto ilustrasi: Wikimedia Commons/Gilles San Martin)
Jakarta - Di media sosial Facebook viral video yang menunjukkan seorang wanita menggunakan semprotan pestisida obat nyamuk untuk masalah kutu rambut anak. Terlihat sang wanita menyemprotkan pestisida yang banyak dijual di pasaran sementara sang anak menutup wajahnya.

"Ini mematikan telur-telur kutu. Cara mematikan telur kutu yang paling sederhana tapi bermanfaat. Jadi yang di rumah bisa meniru," ujar suara seorang pria, diduga perekam video.

Ahli kesehatan kulit dr I Gusti Nyoman Darma Putra, SpKK, dari DNI Skin Centre menjelaskan bahwa semprotan pestisida tidak untuk dijadikan obat kutu rambut. Praktik tersebut justru berbahaya karena berisiko membuat seseorang keracunan.


Pada tahun 2017 lalu di Boyolali, Jawa Tengah, contohnya dilaporkan ada dua orang anak meninggal dunia karena keracunan pestisida.

dr Sherly Jeanne Kilapong dari Dinas Kesehatan Boyolali ketika itu memberikan keterangan ada empat orang dalam satu keluarga yang dirawat. Seorang ibu dan tiga anaknya dirawat usai menggunakan pestisida merek Diazinon untuk mengobati kutu rambut.

Melihat gejala keracunan yang ditimbulkan, pestisida disebut kemungkinan masuk ke tubuh karena terhirup dan melalui kulit yang luka atau lecet.

"Dikeramasi setiap hari saja sebenarnya kutu itu akan hilang dengan sendirinya. Bisa dibantu dengan disisir, nggak juga tidak apa-apa. Keramas sehari sekali saja menggunakan shampo tidak akan kutuan. Kutu akan hilang," jelas Sherly beberapa waktu lalu.



Simak Video "Gemas! Energiknya Anak-anak Main Sepeda Tanpa Pedal di Track"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)