Jumat, 04 Okt 2019 16:10 WIB

Nekat Pakai Pestisida Semprotan Nyamuk untuk Kutu Rambut? Ini Risikonya

Firdaus Anwar - detikHealth
Semprotan nyamuk dipakai untuk mengobati kutu rambut. (Foto: Tangkapan layar Facebook) Semprotan nyamuk dipakai untuk mengobati kutu rambut. (Foto: Tangkapan layar Facebook)
Jakarta - Kalau kamu pernah mendengar saran pestisida obat nyamuk bisa dipakai untuk mengatasi masalah kutu rambut, sebaiknya abaikan karena hal itu keliru. Di Facebook misalnya beredar video viral yang menunjukkan seorang wanita menyemprot pestisida ke rambut seorang anak.

"Ini mematikan telur-telur kutu. Cara mematikan telur kutu yang paling sederhana tapi bermanfaat. Jadi yang di rumah bisa meniru," ujar suara seorang pria, diduga perekam video.


Menanggapi video tersebut ahli kesehatan kulit dr I Gusti Nyoman Darma Putra, SpKK, dari DNI Skin Centre menegaskan bahwa pestisida obat nyamuk tidak untuk mengatasi masalah kutu rambut. Bila seseorang nekat melakukannya ada risiko seperti terjadinya iritasi oleh senyawa kimia diethyltoluamide (DEET).

"DEET merupakan zat berbahaya yang terkandung dalam obat nyamuk semprot. Zat ini dikategorikan berbahaya karena sifat korosifnya," kata dr Darma.

"Bahaya yang timbul di antaranya yaitu bisa membuat kulit iritasi. Kalau sampai kena mata akan lebih berbahaya lagi karena bisa menyebabkan luka bakar pada mata," lanjutnya pada detikcom, Jumat (4/10/2019).

Dikutip dari National Pesticide Information Center (NPIC) Amerika Serikat, pada kasus yang langka paparan DEET bisa menyebabkan kejang-kejang.



Simak Video "Viral! ODGJ Bantu Buka Jalan Ambulans di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)