Sabtu, 05 Okt 2019 11:15 WIB

Mau Coba Diet JSR ala dr Zaidul Akbar? Jangan Makan Sampai Kekenyangan

Rosmha Widiyani - detikHealth
Diet sehat bisa dimulai dengan membiasakan diri makan jangan sampai kekenyangan. (Foto: detikHealth) Diet sehat bisa dimulai dengan membiasakan diri makan jangan sampai kekenyangan. (Foto: detikHealth)
Jakarta - Sosok dr Zaidul Akbar dikenal dengan unggahan di medsos seputar Jurus Sehat Rasulullah (JSR). Unggahan tentang pola hidup sehat tersebut tak lepas dari konsumsi sayur, buah, dan aneka rimpang sesuai kebutuhan tubuh.

Menurut dr Zaidul, JSR bisa dilakukan siapa saja yang ingin hidup sehat dengan cara yang murah dan simpel. Dengan tubuh yang sehat, ibadah diharapkan bisa berjalan lebih baik.

"Untuk JSR yang penting remove the bad dulu. Kalau sudah tahu tidak baik ya jangan dimakan. Enggak ada gunanya makan rimpang dan makanan sehat lain, tapi isi piringnya enggak dibenerin," kata dr Zaidul.

Berikut 3 langkah bagi yang ingin mencoba diet sehat JSR ala dr Zaidul Akbar.



1. Jangan kekenyangan

Tips jangan kekenyangan mengacu pada pengaturan isi piring. Makan harus sesuai kebutuhan bukan keinginan atau nafsu yang berisiko buruk bagi ibadah dan kesehatan tubuh.

"Ingat selalu komposisi perut 1/3 untuk makanan, 1/3 minuman, dan 1/3 udara. Segala yang buruk misal gula, garam, lemak harus diganti sayur, buah, dan asupan sehat lain dalam porsi secukupnya," kata dr Zaidul.

2. Puasa sunah

Rajin puasa menjadi langkah selanjutnya bagi yang ingin menerapkan JSR. Menurut dr Zaidul, puasa sunah membantu mengatur asupan tiap hari asal tidak menjadi ajang balas dendam saat berbuka. Puasa sunah juga membersihkan hati sehingga lebih mudah menerima hal-hal baik.

"Puasa ini membersihkan diri supaya segala hal yang kotor bisa hilang. Sekian lama menzolimi badan akhirnya bisa distop dengan pengaturan pola makan dan puasa. Kalau bisa dilakukan, badan bisa terasa enak banget karena sudah mendapat asupan yang sesuai porsi dan kebutuhannya. Nggak butuh waktu lama," kata dr Zaidul.

3. Belajar dan konsumsi rimpang

Belajar dan mulai mengonsumsi rimpang yang kaya nutrisi menjadi tahap ketiga JSR. Menurut dr Zaidul, hal ini disebabkan masyarakat umumnya tak terbiasa lagi mengonsumsi herbal atau makanan kaya nutrisi lain. Makan lebih mengutamakan rasa sehingga kerap mengonsumsi gula, garam, dan lemak berlebih. Hal ini akhirnya berdampak pada kenaikan tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula.

"Analoginya, mobil dibuat dengan sparepart masa manusia nggak? Sparepart manusia ada di rempah yang manfaatnya belum diketahui semua. Sayangnya manusia sudah tidak terbiasa makan rempah. Komposisi dan jenis rempah yang dikonsumsi bisa dikreasikan sendiri bergantung dari yang ada di lingkungan sekitar. Dengan tubuh dan pencernaan yang baik maka tubuh dan hati makin sehat," kata dr Zaidul Akbar.



Simak Video "Jalani Hidup Sehat dengan Iman ala Dokter Zaidul Akbar"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)