Sabtu, 05 Okt 2019 13:10 WIB

Viral Tanggapan Mesty Ariotejo Soal Curhat 'Dokter Busuk'

Michelle Natasya - detikHealth
Viral tanggapan curhat influencer yang menyebut dokter busuk. (Foto: Thinkstock) Viral tanggapan curhat influencer yang menyebut "dokter busuk". (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Ramai di media sosial tanggapan dokter Mesty Ariotedjo terhadap curhatan influencer Alodita yang kecewa dengan pengobatan dan tenaga kesehatan di Indonesia. Dokter Mesty menganggap testimoni berdasarkan pengalaman pribadi Alodita tidak bisa merepresentasikan pelayanan dokter dan kesehatan di seluruh Indonesia.

"Coba dipikirkan kembali, apakah komentar anda berdasar? Apakah testimoni segelintir orang dan sedikit dokter di Indonesia yang anda temui dapat merepresentasikan pelayanan dokter dan kesehatan di seluruh Indonesia? Apakah pantas anda mengeluarkan kata "busuk" kepada dokter yang mungkin sudah berjasa kepada banyak pasiennya?," tulis dokter Mesty di akun Instagramnya menanggapi curhatan Alodita.

Dalam postingan tersebut, dokter Mesty mengaku memilih bicara untuk membela rekan sejawatnya. Menurutnya banyak dokter bekerja dari pagi hingga esok hari rela meninggalkan keluarga menghadapi pasien gawat darurat. Ada juga dokter yang mempertaruhkan nyawanya.


"No, you have never been in our shoes, and you have not right to judge. Anda harus sadar anda adalah influencer, yang artinya memberikan pengaruh. Anda memiliki sesuatu yang spesial, bahwa omongan anda didengar banyak orang. Anda panutan banyak orang. Apa yang anda ucapkan seharusnya berdasarkan data dan fakta, tidak berdasarkan asumsi karena pertanggungjawabannya besar," tulis dokter Mesty.

Saat detikcom mencoba untuk mengetahui lebih jelas soal curhatan Alodita, postingan curhatan tersebut sudah dihapus. Dalam akun Instagramnya, hanya tersisa permintaan maaf dan klarifikasi dari Alodita. Berikut tulisan permintaan maaf Alodita di akun Instagramnya:

"Dalam kesempatan ini, saya ingin meminta maaf yang sedalam-dalamnya jika ada perkataan dan cara penulisan dalam sharing saya beberapa hari lalu tentang pengobatan di Penang yang dirasa mendiskreditkan pihak-pihak tertentu. Saya mohon maaf.

Opini dan sharing saya bersifat subjektif tidak lepas dari trauma dan kekecewaan personal saya dari berbagai pengalaman medis yang saya jalani dari tahun 2008-2014 selama di Jakarta. Yang membawa saya ke dalam situasi dimana saya harus berjuang untuk mendapatkan buah hati saya, tentunya perjalanan yang sangat tidak mudah saat itu.

Saya tekankan bahwa pendapat dan opini subjektif saya mengenai kekecewaan di atas tidak ada maksud untuk ditujukan ke semua teman-teman yang berprofesi sebagai dokter maupun berlatar belakang bidang kesehatan. Sekali lagi untuk ini saya memohon maaf jika penulisan dan penyampaian saya menyinggung.

Saya harap teman-teman bisa mengerti ini, dan saya minta maaf sekali lagi. Saya akan menghapus tulisan dan opini saya soal pengobatan medis, dan terima kasih atas perhatian dan juga masukan-masukannya ya."

detikcom sudah mencoba untuk menghubungi Alodita untuk meminta konfirmasi terkait beberapa hal. Namun, sampai tulisan ini dibuat Alodita belum membalas pesan kami.



Simak Video "Viral! ODGJ Bantu Buka Jalan Ambulans di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)