Sabtu, 05 Okt 2019 15:15 WIB

Viral 'Dokter Busuk', Dekan FKUI: Boleh Kecewa Tapi Jangan Generalisasi

Michelle Natasya - detikHealth
Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Salemba. Foto: Ari Saputra Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Salemba. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Ramai di media sosial curhatan kekecewaan seorang influencer bernama Andra Alodita terhadap pengobatan dan tenaga kesehatan di Indonesia. Ia membagikan trauma dan kekecewaan personalnya dari berbagai pengalaman medis yang ia jalani dari tahun 2008-2014 selama di Jakarta.

Curhatannya pun 'disemprot' oleh dokter Mesty Ariotejo. Menurutnya, pengalaman pribadi Alodita tidak bisa merepresentasikan pelayanan dokter dan kesehatan di seluruh Indonesia.

Melihat hal ini, praktisi kesehatan dan guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Ari Fahrial Syam ikut memberikan tanggapan. Menurutnya, kekecewaan terhadap medis ini bisa terjadi di manapun, tidak hanya di Indonesia.

"Nah, ini kan namanya kekecewaan, setiap orang bisa kecewa. Tapi harus tahu juga namanya pelayanan kesehatan di mana-mana juga bisa seperti itu. Di Singapura, Malaysia, bahkan Amerika saja banyak dokter yang dituntut. Artinya ini suatu hal yang bisa terjadi di mana-mana," kata dr Ari saat dihubungi detikcom, Sabtu (5/10/2019).


Menurut dr Ari, merasa kecewa boleh saja. Namun, tidak bisa dengan satu kekecewaan lalu menggeneralisasi bahwa semua dokter di Indonesia sama.

dr Ari juga menyampaikan bahwa hal ini bisa menjadi masukan bagi para dokter ke depannya. dr Ari mendorong para dokter untuk aktif juga di sosial media untuk menyampaikan kelebihan dan meluruskan berbagai kesalahpahaman di dunia medis pada masyarakat.



Simak Video "Kata Dokter Jiwa soal Ramai 'Keluhan' Pasca Nonton Joker"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)