Sabtu, 05 Okt 2019 18:06 WIB

Tak Setuju Dokter Dicap Buruk, Dekan FKUI: Kami Jadi Guru di Luar Negeri

Michelle Natasya - detikHealth
Tak setuju dicap buruk, dokter Indonesia jari guru di luar negeri. Foto: Thinkstock Tak setuju dicap buruk, dokter Indonesia jari guru di luar negeri. Foto: Thinkstock
Jakarta - Influencer Andra Alodita viral karena membagikan kekecewaannya terhadap pengobatan dan tenaga kesehatan di Indonesia. Ia mengaku trauma dan kecewa dari berbagai pengalaman medis yang ia jalani dari tahun 2008-2014 selama di Jakarta. Ia pun akhirnya memilih untuk berobat ke Penang, Malaysia.

Padahal menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dr Ari Fahrial Syam, sebetulnya banyak dokter Indonesia yang justru jadi pengajar di luar negeri. Oleh karena itu menurut dr Ari tidak betul jika dikatakan tenaga medis Indonesia seluruhnya buruk.


"Jadi di kita tuh reputasi universitas adalah ketika dokter-dokternya juga jadi pembicara di negara lain. Misalnya saya nanti akan jadi pembicara di Thailand, diundang juga di Malaysia dan India. Dokter-dokter kita juga gitu mereka keliling diundang jadi pembicara," terang dr Ari saat dihubungi detikcom, Sabtu (5/10/2019).

dr Ari menambahkan banyak dokter Indonesia yang pernah memimpin organisasi Asia bahkan dunia. Seperti contoh Prof Aru Sudoyo yang pernah menjabat sebagai President of International Society of Internal Medicine, Dr Aman Pulungan sebagai The President of Asia Pacific Paediatric Association, Prof Budi Wiweko sebagai The President of Asia Pacific Initiative on Reproduction, dan masih banyak lagi.

"Saya juga sebagai chairman Medical Dean Network se-ASEAN. Ya menurut saya, kami dipilih juga bukan asal. Jadi menurut saya, kualitas dokter Indonesia sudah sama dengan luar negeri atau bahkan beberapa keadaan ini kita melebihi. Cuma ya kurang promosi," pungkas dr Ari.



Simak Video "Viral! ODGJ Bantu Buka Jalan Ambulans di Bandung"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)