Senin, 07 Okt 2019 11:40 WIB

Obat Maag Ranitidin Ditarik karena Tercemar Karsinogen, Ini Saran Ahli Kanker

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Cemaran NDMA dalam obat maag ranitidin dikaitkan dengan risiko kanker (Foto: thinkstock) Cemaran NDMA dalam obat maag ranitidin dikaitkan dengan risiko kanker (Foto: thinkstock)
Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akhirnya melalukan penarikan obat maag dan asam lambung yang mengandung ranitidin. Berdasarkan surat edaran yang beberapa waktu lalu, obat ini tercemar N-Nitrosodimethylamine (NDMA) yang dikaitkan dengan risiko kanker.

Dokter ahli kanker RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Andhika Rachman, SpPD, KHOM, mengatakan cemaran NDMA memang dapat menyebabkan kanker. Tetapi hal ini tidak perlu disikapi secara berlebihan oleh masyarakat, karena belum diketahui secara pasti prosesnya.

"Ya memang benar, NDMA ini dapat menyebabkan kanker. Tapi, saya berharap masyarakat dapat menyikapi adanya hal ini dengan tenang dan jangan panik. Karena sampai saat ini, kami belum mengertahui secara pasti bagaimana NDMA ini dapat menyebabkan kanker," jelas dr Andhika saat dihubungi detikcom, Senin (7/10/2019).



dr Andhika menjelaskan, NDMA ini ada karena hasil kontaminasi yang terjadi di dalam berbagai produk, baik ranitidin ataupun yang lainnya. Belum diketahui kenapa kontaminasi itu bisa terjadi. Tapi, hal ini terjadi pada saat proses pengolahan sebuah produk, seperti ranitidin.

Ia menambahkan, laporan adanya kontaminasi NDMA ini sudah terjadi sangat lama, sejak tahun 1976. Tapi sampai saat ini, para dokter masih belum tahu bagaimana caranya produk yang terkontaminasi itu bisa menyebabkan kanker.

"Walaupun kita mengkonsumsi produk yang terkontaminasi NDMA yang terbukti dapat menyebabkan kanker, terutama pada obat ranitidin untuk asam lambung, jangan terlalu panik seperti 'kebakaran jenggot'. Yang pasti, NDMA tidak langsung pada saat itu juga dapat menyebabkan kanker, tergantung pemakaiannya," ujarnya.



Simak Video "Obat Maag Ranitidin Ditarik, BPOM Umumkan Daftar Obat Pengganti"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)