Senin, 07 Okt 2019 18:10 WIB

Mengenal Preeklamsia, Penyebab Meninggalnya Anak Kembar Irish Bella

Rosmha Widiyani - detikHealth
Irish Bella kehilangan bayi kembarnya karena preeklamsia. (Foto: dok. Instagram Irish Bella) Irish Bella kehilangan bayi kembarnya karena preeklamsia. (Foto: dok. Instagram Irish Bella)
Jakarta - Selebriti Irish Bella disebut mengalami preeklamsia atau preeklampsia yang akhirnya merenggut nyawa calon anak kembarnya. Preeklamsia mengakibatkan plasenta bayi lepas atau biasa disebut solusio plasenta.

"Iya (bayi) meninggal di dalam. Itu akibat dari sebagian plasenta yang lepas, solusio. Itu disebabkan preeklamsia yang disebabkan mirror syndrome, itu salah satu penyebab preeklamsia," kata dokter ahli obstetri dan ginekologi dr Gatot Abdurrazak, SpOG, di RSAB Harapan Kita pada detikcom.


Preeklamsia didefinisikan sebagai tekanan darah tinggi dan kelebihan protein dalam urine, setelah 20 minggu kehamilan pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal. Kondisi ini bisa berakibat fatal dan menyebabkan kematian, seperti yang diduga dialami RA Kartini.

Dokter spesialis kebidanan dan kandungan divisi fetomaternal dr Khanisyah Erza Gumilar, SpOG, dari RSU Dr Soetomo Surabaya dan RS Pendidikan Universitas Airlangga mengatakan setiap wanita berisiko mengalami preeklamsia saat hamil. Karena itu, cek tekanan darah menjadi hal yang wajib dilakukan setiap kali kontrol ke dokter.

"Pengukuran tensi tentunya rutin diperiksa setiap kontrol hamil. Dari hal tersebut kita dapat mengetahui bila ada perubahan tensi," kata dr Erza.

Selain cek tekanan darah, wanita yang berisiko mengalami preeklamsia sebaiknya juga rutin skrining dengan doppler velosimetri. Skrining melalui ultrasonografi atau USG pada arteri uterina ini bisa mendeteksi lebih awal jika terjadi perubahan kondisi akibat tekanan darah pada bayi.



Simak Video "Lelah Dengan Tekanan Sosial? Jangan Malu Curhat ke Psikolog"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)