Rabu, 16 Okt 2019 09:20 WIB

Tak Hanya untuk Disfungsi Ereksi, Viagra Juga Bakal Jadi Obat Kanker

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Nantinya viagra bisa digunakan untuk mengobati kanker. (Foto: iStock) Nantinya viagra bisa digunakan untuk mengobati kanker. (Foto: iStock)
Jakarta - Viagra, pil yang dikenal untuk memperbaiki disfungsi ereksi dan awalnya dimaksudkan untuk mengobati penyakit jantung, diharapkan dapat segera digunakan sebagai pengobatan pasien kanker. Karena sifatnya yang mampu meningkatkan aliran darah, peneliti menemukan cara menggunakan viagra untuk mengobati penyakit yang lebih serius.

Penelitian yang dilakukan oleh University of California Santa Cruz melihat menggabungkan viagra atau sildenafil dengan obat penggerak sel induk mampu menarik sejumlah sel dari sumsum tulang belakang ke dalam aliran darah.

"Ini dilakukan untuk menguji apakah obat vaskular yang dikenal dan legal dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan penyakit lainnya dan ternyata benar," sebut Camilla Forsberg, profesor teknik biomolekuler, dikutip dari Medical Daily.


Penelitian ini menemukan dengan memberikan dosis kecil viagra pada hewan percobaan setiap hari secara signifikan mampu mengurangi risiko mengembangkan kanker kolorektal.

Meski model penelitian ini masih terbatas pada hewan, namun ini adalah langkah yang tepat dan ingin dicapai tim dengan merencanakan melakukan uji klinis dengan pasien yang bersiko tinggi terkena kanker kolorektal.

"Tidak semua orang bisa menjadi kandidat. Sebagai ilmuwan, kami harus terus mencari alternatif," tambahnya.

Ini bukan pertama kalinya viagra diekstraksi untuk melihat manfaat kesehatan yang jauh lebih besar dari mengobati disfungsi ereksi. Ilmuwan terus mengembangkan mekanisme molekuler baru dalam obat-obatan lama.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(up/kna)