Sabtu, 19 Okt 2019 08:30 WIB

Poli Kesehatan Jiwa RSUD Pasar Minggu Juga Tangani Kasus Kecanduan Ponsel

Michelle Natasya - detikHealth
Poli psikiatri RSUD Pasar Minggu juga menemukan kasus kecanduan ponsel. (Foto: Grandyos Zafna) Poli psikiatri RSUD Pasar Minggu juga menemukan kasus kecanduan ponsel. (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Beberapa Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di daerah melaporkan peningkatan pasien rumah sakit karena kecanduan ponsel. RSJ Cisarua Provinsi Jawa Barat misalnya dalam sebulan bisa menangani hingga 12 pasien anak-anak yang kecanduan ponsel sebagian besar karena game. Sejak tahun ajaran baru ini, rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Surakarta juga sudah menerima sebanyak 35 pasien remaja kecanduan ponsel.

Tidak hanya di RSJ, dr Yaniar Mulyantini, SpKJ, di Poli Psikiatri Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu juga menemukan beberapa kasus anak kecanduan ponsel Hal ini bisa jadi pertanda nyata bahwa kecanduan ponsel dan game pada anak-anak semakin meningkat.


"Memang ada beberapa. Jadi biasanya yang bersangkutan itu ada gejala-gejala adiksi seperti preokupasi berlebih yaitu keinginan berlebih untuk main gim. Hal ini biasanya sampai mengganggu aktivitas, interaksi, dan fungsi keseharian mereka," jelasnya pada detikcom, Jumat (18/10/2019).

Dokter Yaniar menceritakan beberapa pasien yang kecanduan game cenderung jadi lebih sensitif dan pemarah. Para pasien cenderung berubah dalam cara penyaluran emosi. Ditemui beberapa pasien yang jadi sering melawan orang tua dan menarik diri dari lingkungan sosial.

"Jadi biasanya gimana cara dia berelasi sama orang rumah terutama orang tua itu mulai berubah. Konkretnya mereka jadi sering marah dan tersinggung padahal sebelumnya gak begitu. Terus nilai akademis juga jadi turun dan kapasitas dia untuk berinteraksi jadi beda. Orang-orang yang tadinya bisa bergaul jadi lebih milih gim dan jadi melawan orang tua," kata dokter Yaniar.

Menurut dr Yaniar, banyaknya kasus kecanduan ponsel dan game ini sudah harus jadi atensi khusus masyarakat. Awareness akan bahaya adiksi ponsel dan game harus semakin ditingkatkan. Orang tua diharapkan mampu memberikan pengawasan pada penggunaan game dan gadget di kalangan anak-anak.



Simak Video "WHO Tetapkan Kecanduan Game Sebagai Gangguan Mental"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)