Senin, 28 Okt 2019 15:56 WIB

Kenapa Rasa Lapar Sering Disertai Mual?

Nurul Khotimah - detikHealth
Lapar dan mual kerap menyerang bersamaan (Foto: Shutterstock) Lapar dan mual kerap menyerang bersamaan (Foto: Shutterstock)
Jakarta - Rasa lapar kerap kali datang ketika tubuh kekurangan asupan makanan. Perut yang terlalu lama dibiarkan kosong menyebabkan rasa lapar diikuti dengan mual.

Dikutip dari Live Science rasa mual karena lapar bisa datang ketika jarang sarapan. Sehingga saat makan siang perut akan terasa mual karena kosong sekitar 15 jam dari makan terakhir.

Menurut Christine Lee, seorang Gastroenterologis di Cleveland Clinic, ketika perut dalam keadaan kosong asam klorida yang dihasilkan perut akan meningkat dan menyebabkan mual. Ini yang menyebabkan maag kambuh ketika terlambat makan.

"Ketika itu (asam klorida) naik ke kerongkongan, dapat menyebabkan refluks asam, mulas dan mual," kata Lee.



Dalam tubuh juga terdapat hormon ghrelin dan leptin. Dua hormon ini yang menyebabkan tubuh merasakan lapar dan kenyang. Interaksi antara ghrelin dan leptin adalah kunci dalam pasang surut yang sehat dan aliran nafsu makan.

Namun menurut Lee beberapa orang memiliki sensitivitas yang lebih tinggi terhadap kadar dua hormon di atas. Sensitivitas ini yang membuat beberapa orang mengalami mual ringan karena lapar. Lee menambahkan kasus-kasus dengan gejala mual lebih parah bisa mengisyaratkan kelainan.

"Jika sensitivitas cukup kuat hingga mual atau sakit, itu bisa berarti tubuh memberi tahu bahwa anda perlu diskrining untuk sindrom metabolik. Kondisi seperti gula darah tinggi, kolesterol abnormal, peningkatan tekanan darah dan gula darah tinggi ini yang dapat menyebabkan penyakit jantung," tambahnya.



Simak Video "Cara Makan Gorengan Tanpa Bikin Kolesterol Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)